Video Mesum

Buru Penyebar Video Mesum ABG Bali, Kompol Suinaci: Langsung Tindak Sesuai Aturan yang Berlaku

Polda Bali, melalui Unit Siber Crime saat ini tengah menyeriusi kasus video mesum diduga 2 ABG Bali yang beredar luas di media sosial.

Buru Penyebar Video Mesum ABG Bali, Kompol Suinaci: Langsung Tindak Sesuai Aturan yang Berlaku
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polda Bali, melalui Unit Siber Crime saat ini tengah menyeriusi kasus video mesum diduga 2 ABG Bali yang beredar  luas di media sosial. 

Kasubdit V Cyber Crime Polda Bali Kompol I Gusti Ayu Suinaci kepada awak media mengatakan, pihaknya mengetahui hebohnya video itu sejak dua hari belakangan ini.

"Ini kami sementara lidik (penyelidikan), sedang lidik ini. Kapan pun di mana pun kita temukan, kita langsung ambil dan langsung tindak sesuai aturan yang berlaku. Saya mau ambil orangnya (pelaku penyebar) biar langsung saya blow up agar orang-orang yang menyebar tidak menshare lagi," jawabnya tegas.

Dia menegaskan, bahkan pun tidak ada laporan, timnya tengah menjalani penyelidikan.

"Inipun tidak perlu ada laporan, tidak, tidak. Tim kami sudah jalan. Cuma saat ini belum kita dapat siapa yang memposting pertama kali," tegas dia.

Berkaitan dengan orang-orang yang menyebarkan dan ataupun mentransmisikan, ia mengimbau agar dihentikan dan dihapus jika mendapatkan video tersebut.

"Meskipun menyebarkan ke teman, itu sama dengan menstransmisikan. Kan bunyi undang-undangnya seperti itu undang-undang ITE no 11 2008 yang sudah direvisi dengan undang-undang no 19 tahun 2016 ancamannya 6 tahun denda Rp 10 miliar sama juga dengan UU pornografi jikalau memang dia menyimpan dan menyebarkan video itu.

"Karena perbuatan tersebut sudah diatur dalam undang-undang. Jadi saya berharap dan mengimbau kepada masyarakat ketika sampai kepada siapa saja, langsung stop dan langsung hapus. Gak usah disimpan, gak usah dishare lagi. Bagi mereka yang menshare, mendistribusikan, mentransmisikan itu sudah diatur dalam UU ITE no 11 tahun 2008 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar," tegasnya lagi merincikan.

Pihaknya mengakui sudah ada ratusan link bahkan lebih yang terdiri atas link website juga medsos yang sudah ditake-down oleh Siber Crime Ditreskrimsus Polda Bali.

"Ini semua yang sudah saya take down (menunjukkan ratusan) link yang telah ditake-down (diputuskan penyebarannya). Ada ratusan ini link website maupun medsos yang sudah kita take down. Itu informasi take down yang masuk ke saya saja belum yang lainnya.

Halaman
123
Penulis: Reporter Online
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved