Pengacara Pelaku Pembunuhan Guru Honorer Bantah Kleinnya Lakukan Mutilasi, Ini Penjelasannya

Pengacara pelaku pembunuhan guru honorer Budi Hartanto, menilai kasus ini murni pembunuhan biasa bukan mutilasi

Pengacara Pelaku Pembunuhan Guru Honorer Bantah Kleinnya Lakukan Mutilasi, Ini Penjelasannya
surya
Dua tersangka pembunuhan dan mutilasi, Aris Sugianto (34) dan Ajis Prakoso (23) menjalani rekonstruksi, Rabu (24/4/2019). (SURYA.CO.ID/DIDIK MASHUDI) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Taufik Dwi Kusuma SH, pengacara Aris Sugianto dan Azis Prakoso, tersangka kasus pembunuhan guru honorer Budi Hartanto, menilai kasus pembunuhan yang dilakukan kedua kliennya merupakan murni pembunuhan biasa bukan mutilasi. Hal ini Taufik simpulkan setelah mencermati hasil rekonstruksi di Kediri dan Blitar yang dilakukan Rabu (24/4/2019) kemarin.

"Menurut pendapat kami kasusnya termasuk pembunuhan murni bukan mutilasi. Kalau mutilasi tubuhnya dipotong jadi banyak bagian," kata Taufik, Kamis (25/4/2018).

Taufik menuturkan dari kegiatan rekonstruksi juga ada temuan peralihan senjata tajam berupa bendo atau pisau besar dari tangan korban Budi Hartanto kepada kliennya, yakni tersangka Azis. Dari hasil rekonstruksi, ternyata Azis menangkis sabetan pisau yang dibawa korban sehingga tangan kanannya terluka akibat menangkis.

"Setelah ditangkis kemudian sajamnya diambil klien saya dan ganti ditebaskan ke korban," sambungnya.

Di lokasi kejadian, memang ada pisau besar yang tergeletak.

Taufik Dwi Kusuma SH, pengacara Aris Sugianto dan Azis Prakoso, tersangka kasus pembunuhan guru honorer Budi Hartanto
Taufik Dwi Kusuma SH, pengacara Aris Sugianto dan Azis Prakoso, tersangka kasus pembunuhan guru honorer Budi Hartanto (surya/didik mashudi)

Pisau itu yang mengambil korban kemudian diayunkan ke arah tersangka Azis.

"Kami memaknai bukan terjadi perebutan tapi klien saya menangkis ayunan pisau yang dilakukan korban. Artinya, klien saya berupaya untuk membela diri," jelasnya.

Baca: Salut, Pria Pengantar Galon Berhasil jadi Anggota Dewan, Berikut Fakta-faktanya!

Karena serangan balik pisau yang beralih ke tangan Azis membuat korban jatuh tersungkur dan dibawa masuk ke dalam ruang kamar.

Saat dibawa masuk ke dalam ruang kamar korban dalam kondisi belum meninggal.

Dua tersangka pembunuhan dan mutilasi, Aris Sugianto (34) dan Ajis Prakoso (23) menjalani rekonstruksi, Rabu (24/4/2019).
Dua tersangka pembunuhan dan mutilasi, Aris Sugianto (34) dan Ajis Prakoso (23) menjalani rekonstruksi, Rabu (24/4/2019). (SURYA.CO.ID/DIDIK MASHUDI)

Karena proses meninggalnya setelah korban kehabisan oksigen.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved