Pasca-Kebakaran Pasar Girian, Suryani Langsung Bangun Lapak, Ngejar Setoran Bank dan Arisan

Suryani Hasanati (51) tak mau berlama-lama meratapi peristiwa kebakaran Pasar Girian yang melalap habis lapaknya

Pasca-Kebakaran Pasar Girian, Suryani Langsung Bangun Lapak, Ngejar Setoran Bank dan Arisan
Tribun manado / Finneke Wolajan
Suryani 

Pasca-Kebakaran Pasar Girian, Suryani Langsung Bangun Lapak, Ngejar Setoran Bank dan Arisan

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Suryani Hasanati (51) tak mau berlama-lama meratapi peristiwa kebakaran Pasar Girian yang melalap habis lapaknya.

Ia langsung membangun kembali lapaknya meski masih darurat.

"Langsung jualan lagi, biar modal kecil-kecil dulu," ujar wanita paruh baya berkerudung ini, Kamis (25/4/2019) malam.

Dagangan karpet, perlengkapan sekolah dan pakaiannya seharga Rp 75 juta ludes. Padahal ia baru saja menyetok barang Rp 30 juta.

Baca: Pedagang Mulai Bangun Tenda Lapak Darurat di Bekas Kebakaran Pasar Girian

Baca: KABAR TERBARU Kebakaran Pasar Girian Bitung: Stok Jualan Puasa Ludes Terbakar hingga Aktivitas Pasar

"Untung ada uang Rp 1,5 juta di saku. Sudah sempat laku segitu," ujarnya.

Dengan modal sedikit, ia akan membeli barang berupa kaos kaki, seragam. Pokoknya barang yang memungkinkan dengan modal seadanya. "Nanti tambah-tambah," ujarnya.

Suryani harus segera jualan lagi, karena hanya itu mata pencaharian keluarganya. Ia sudah jualan sejak tahun 1987. Suaminya sudah kena PHK. Sementara ada anak-anak sekolah yang harus dibiayai.

"Mau bayar arisan juga, setoran bank," ujarnya. Suryani berharap ia bisa mendapat rezeki lebih setelah peristiwa ini. (fin)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved