Kriminal

Honorer Pemprov Sulut Diimingi Satu Paket, Jika Mau Jual Sabu

Wanita berinisial SMK alias Sri (36), tenaga honorer di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sempat berurusan dengan aparat kepolisian.

Honorer Pemprov Sulut Diimingi Satu Paket, Jika Mau Jual Sabu
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Kombes Eko Wagiyanto 

Honorer Pemprov Sulut Diimingi Satu Paket, Jika Mau Jual Sabu

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wanita berinisial SMK alias Sri (36), tenaga honorer di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sempat berurusan dengan aparat kepolisian.

Dia ditangkap polisi karena menerima 1 paket kiriman narkotika jenis sabu-sabu dari Bali.

Perempuan yang tercatat sebagai warga Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Minahasa Utara (Minut)‎, oleh polisi sempat dinyatakan bersalah karena menerima kiriman paket berisi sabu-sabu.‎

‎Setelah didalami, Sri mengaku pernah kenalan sama si Amel pengirim paket satu set antena WiFi berisi sabu dari Bali.

Sri bersikap kooperatif dan mau bantu polisi mengungkap kasus ini.

"Jadi, si Sri ini tetap sebagai tersangka dengan pasal 131 Undang-undang nomor 35 tentang Narkotika. Statusnya sekarang tidak ditahan tapi wajib lapor," terang Kombes Eko Wagiyanto Dir Resnarkoba Polda Sulut, kepada TribunManado.co.id, Kamis (25/04/2019).

Dari pengakuan Sri kepada polisi‎, tersangka Amel meminta Sri menjual 15 paket dari 16 paket sabu yang dikirim, namun Sri menolak.

Tersangka Amel akan memberikan satu paket kepadanya sebagai upaya memperlancar penjualan sabu-sabu itu dan akhirnya paket satu set antena WiFi yang dikirim Amel kepada Sir ternyata berisi 16 paket sabu-sabu.

Honorer di Kantor Gubernur Sulut Asal Maumbi Ini Miliki Kiriman Berisi 16 Paket Sabu
Honorer di Kantor Gubernur Sulut Asal Maumbi Ini Miliki Kiriman Berisi 16 Paket Sabu (ISTIMEWA)

Sri dan calon suaminya yang telah merencanakan untuk menikah, akhirnya bersama tim dari Dit Resnarkoba Polda Sulut bertolak ke Bali membantu ungkap pelaku.

Berkat kerja sama dan bantuan dari Sri polisi berhasil mengamankan Amel si pengirim barang tersebut dan seorang tersangka lainnya, disertai dengan barang bukti paket sabu dan barang bukti lainnya.

"Kasus ini tetap berproses, dua tersangka masih kami tahan di sel tahanan Polda Sulut," tandasnya.‎

(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

BERITA POPULER:

Baca: Viral Beredar di WhatsApp Video ABG Bali Berhubungan Intim dalam Mobil, Direkam Salah Satu Pelaku

Baca: Perang Komentar Mahfud MD & Andi Arief soal Presidential Threshold, Telak ke Mantan Kader Demokrat

Baca: Prediksi 14 Caleg Petahana DPRD Sulut Terancam Tak Lolos, Berikut Daftarnya

TONTON JUGA:

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved