Breaking News
Jumat, 29 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Honor Pemprov Sulut ini Terpukul, Percaya Teman Baik Malah Dijebak Kiriman Paket Sabu

Sri, seorang Honor Pemprov Sulut tak menyangka bisa terjerat jebakan modus pinjam alamat ini.

Tayang:
Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
ISTIMEWA
Polisi Kembangkan Kasus Sabu yang Disisip ke Paket Kiriman Hingga ke Bali 

Honor Pemprov Sulut ini Terpukul, Percaya Teman Baik Malah Dijebak Kiriman Paket Sabu

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Peredaran narkoba menggunakan modus pinjam alamat kembali memakan korban.

Sri, seorang Honor Pemprov Sulut tak menyangka bisa terjerat jebakan modus pinjam alamat ini.

Pelaku yang menjebak teman baiknya sendiri berinisial Am, Orang Manado yang berdomisili di Bali.

Sri pun harus melalui kisah pilu menjalani proses penyelidikan Aparat Dit Narkoba Polda Sulut selama 3x24 jam.

Prosesnya sudah berakhir, ia sudah bisa kembali pulang ke rumah, tapi terjebak kasus itu masih membekas di pikirannya.

Baca: Polisi Kembangkan Kasus Sabu yang Disisip ke Paket Kiriman Hingga ke Bali

Baca: Pemprov Sulut Hibahkan Puluhan Sepeda Motor ke Aparat Keamanan

"Saya sakit hati, tidak sangka teman baik saya berbuat begitu, saya malu, nama baik saya dan keluarga jadi tercemar disangkutpautkan dengan penyalahgunaan Narkoba," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Kamis (25/4/2019).

Sri masih nampak gugup, senyum pun tak nampak di wajahnya. Ia mengaku masih tak percaya bisa terjebak modus semacam ini.

Didampingi kekasihnya, Sri berkisah musibah yang menimpanya.

Ia memiliki teman berinisial Am di Bali. Sering komunikasi lewat telepon.

"Teman saya ini telepon minta tolong mau kirim barang untuk temannya. Lalu pinjam alamat saya," kata dia.

Barang yang akam dikirin sebuah perangkat Wi-Fi dalam sebuah kotak. Tak pernah terbesit di pikirannya ada motif jahat di baliknya.

Kemasan perangkat Wi-Fi itu pun sudah disisipi 16 paket sabu.

Tak curiga apapun, Sri mengiyakan saja pinjam alamat, agar lebih mudah dapat barang kiriman, ia bahkan menggunakan Alamat Kantor Gubernur.

Kamis (4/4/2019) kiriman tiba. Ia nanti mengambil keesokan harinya Jumat (5/4/2019).

Baca: Kurir Narkoba Jaringan Internasional Ini Bawa Sabu 8 Kilogram dan 18 Ribu Ekstasi di Ransel

Baca: Seorang Pengendara Diciduk Tim Respon Sabhara Polres Pelabuhan Makassar Karena Membawa Sabu

Sri juga sudah mengantongi nomor ponsel teman Am yang akan mengambil barang tersebut.

Panggilan telepon yang ditunggu pun tiba, Sri siap saja menyerahkan barang demi membantu teman. Tapi tak disangka, panggilan telepon itu merupakan operasi Polisi Dit Narkoba.

Perangkat Wi Fi berisi sabu itu tertangkap di tangan Sri.

"Saya tidak tahu apa-apa, tahunya sudah ada polisi," ungkap dia.

Sri terpaksa harus menjalani proses penyelidikan 3x24 jam. Polisi mengembangkan kasus itu menyasar Am.

Kekasih Sri pun ikut dilibatkan untuk menangkap Am di Bali. Hasilnya kasus kiriman sabu itu terungkap, Am tertangkap.

Sri pun akhirnya bisa pulang ke rumah setelah melalui 3 hari proses penyelidikan. (ryo)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved