Champions PDIP Sulut Pecahkan Rekor: Suara Rocky Lampaui Steven

Calon legislatif champions bermunculan di Pemilu 2019. Untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ada figur Adriana Dondokambey.

Champions PDIP Sulut Pecahkan Rekor: Suara Rocky Lampaui Steven
Istimewa
Kampanye PDIP Sulut di Lapangan Koni Sario belum lama ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Calon legislatif champions bermunculan di Pemilu 2019. Untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ada figur Adriana Dondokambey. Caleg dari PDIP ini mampu memuncaki perolehan suara sementara untuk kursi Senayan. Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Cherish Hariette Mokoagow ‘bintang’ baru pada pesta demokrasi kali ini.

Kemudian di DPRD Provinsi sang petahana dari PDIP, Rocky Wowor. Di DPRD Manado Aaltje Dondokambey, kakak kandung Olly Dondokambey sebagai caleg PDI P di Dapil Tikala Paal Dua.

Vini, vidi, vici! Ungkapan itu pas melukiskan kiprah Aaltje. Pertama kali maju pileg, ia menciptakan rekor dengan meraup 4.551 suara sementara. Ia masuk bursa ketua DPRD Manado.
Raihan itu merupakan yang tertinggi di Manado. Bila dibandingkan, jumlah suara Aaltje itu lebih tinggi ketimbang suara sejumlah partai lain secara keseluruhan di dapil itu.

Dari data form C1 PDIP, Aaltje meraih suara 2.184 di Tikala dan 2.367 di Paal Dua. Uniknya Aaltje sempat ditolak sang adik yang adalah Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey. Olly beralasan akan menyolok jika sang kakak turut nyaleg. Namun kalangan PDIP di Tikala ngotot memajukan Aaltje. Mereka beralasan Aaltje adalah pengurus ranting PDIP dan partai tak lagi punya vote getter di dapil tersebut.
Akhirnya Olly mengiyakan, namun ditaruh di nomor urut akhir.

Namun desakan menderas lagi hingga Aaltje dapat nomor urut 1. Kini setelah menjadi pendulang suara terbanyak, Aaltje
digadang-gadang menjadi Ketua DPRD Kota Manado. Ia bersaing dengan Hengky Kawalo, yang juga beroleh 3.000-an suara. Kepada wartawan Aaltje menjawab bijak. "Kita tunggu saja hasil perhitungan KPU," kata dia.

Pertarungan panas di DPRD Sulut Dapil IV Bolmong Raya. Mencuat kabar perolehan suara caleg nomor urut 1 PDIP, Rocky Wowor sudah tembus sekitar 40.000 suara. "Rocky Wowor bisa 40.000," ujar sumber tribunmanado.co.id di internal PDIP. Rocky ketika dikonfirmasi tak mengiyakan atau membantah kabar tersebut. "Penghitungan belum selesai, kita tunggu saja hasil rekapitulasi KPU," kata dia.

Ia memilih tak gembar-gembor soal hasil penghitungan suara internal. "Tim di lapangan masih bekerja merekap data," ujar politisi muda ini. Hasil perolehan suara caleg PDIP yang tembus angka 40 ribu, bukan klaim kosong.

Wakil Ketua DPD PDIP Sulut, Steven Kandouw pun tak membantah informasi. "Saya senang pileg ini ada yang memecahkan rekor perolehan suara saya dulu," kata Wakil Gubernur Sulut sembari tersenyum. Ia senang ternyata kader PDIP begitu dipercaya rakyat. Steven sebelumnya memegang rekor perolehan suara terbanyak DPRD Sulut dengan angka 35.000 lebih di Pileg 2014.

Berdasarkan data sementara dari berbagai sumber, dari 10 kursi untuk Dapil BMR, PDIP meraih 3 kursi, Nasdem 3 kursi, PAN 1 kursi, Golkar 1 kursi, PKB 1 kursi dan Gerindra 1 kursi.

Rocky hitungan sementara 34.292 suara, Alfian Bara (Nasdem) 19.673 suara, Nursiwin Dunggio (PAN) 16.934 suara, Yusra Alhabsyi (PKB) 13.483 suara, James Tuuk (PDIP) 11.981 suara.
Kemudian Raski Mokodompit (Golkar) 5.883 suara, Muhamad Wongso (Nasdem) 11.092 suara, Syenny F Kalangie (Gerindra) 4.711 suara, Muslimah Mongilong (PDIP) 8.029 suara dan I Nyoman Sarwa (Nasdem) 7.621 suara.

Caleg PDIP lainnya Rosalita Yulianti Manday dari Dapil Singkil Mapanget sempat drop setelah tahu ada caleg populer turut bersaing di dapil itu. Namun Manday bangkit dan berjuang.
Bukan sedikit tantangan yang dialami Manday. "Saya sempat difitnah, di bilang macam-macam, tapi saya sabar," kata dia.

Tak heran begitu tahu Manday menang, para pendukung yang kebanyakan ibu berteriak histeris. Beberapa di antaranya meneteskan air mata.
Data plano C1, Manday meraih kursi kedua PDI Perjuangan dengan raihan 2.826 kursi. Manday berhasil menciptakan sejumlah rekor. Ia menjadi caleg perempuan pertama yang terpilih di dapil Singkil Mapanget, caleg muslim pertama dari PDIP yang terpilih di Manado serta satu satunya caleg kelurahan Ketang Baru.

Lebih dari itu jasa besar Lita adalah membawa kejayaan PDIP di daerah basis Muslim. Lita bertekad mewujudkan semua janji politiknya. "Saya ingin mewakili aspirasi kaum muslim di Manado," kata dia.
Caleg lainnya Cristy Masengi janji membayar nazar.

Ia berjanji akan menyerahkan gaji pertama anggota dewan ke gereja. "Jika saya terpilih ini nazar saya, saya juga akan mewujudkan semua janji saya ke masyarakat, terutama kaum milenial," kata dia. Cristy mengatakan akan menjauhi korupsi.
"Saya tak mungkin korupsi karena apa yang saya minta pasti dikabulkan orangtua saya," kata dia.

Sebagai caleg milenial yang masih berusia 23 tahun, Cristy mengaku beroleh bimbingan langsung dari orangtuanya.
Kedua orang tuanya adalah kader PDIP. "Merekalah konsultan politik saya," kata dia.
Banyak hal ia pelajari saat nyaleg. Paling penting adalah menghadapi tantangan. "Saya sering difitnah, dibilang tukang bongkar basis, juga diisukan ditangkap, tapi itu semua mendewasakan saya," kata dia. (ryo/art/kel)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved