Berita Bolmong

Harga Rica di Bolmong Sempat Meroket

Untuk harga cabai rawit pekan lalu sempat meroket naik pada angka Rp 100 ribu per kilogram, memasu pekan ini turun ke angka Rp 70 ribu per kilogram.

Harga Rica di Bolmong Sempat Meroket
TRIBUN MANADO/MAICKEL KARUNDENG
Kadis Perdagangan dan Perindustrian Bolmong Goerge Tanor. 

Harga Rica di Bolmong Sempat Meroket

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian terus memantau perkembangan harga bahan pokok di seluruh pasar di Bolmong, Sulawesi Utara.

Kabid Perdagangan Helmida Mokodongan berkata kepada TribunManado.co.id Rabu (24/04/2019), bahwa setiap pekan kami melakukan pemantauan dan pengecekan semua harga bapok.

Untuk harga cabai rawit pekan lalu sempat meroket naik pada angka Rp 100 ribu per kilogram, memasu pekan ini turun ke angka Rp 70 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai rawit dikarenakan tidak adanya barang luar masuk, sehingga stok berkurang.

"Harga naik, karena cabai rawit terbatas dan hasil panen tak menentu akibat cuaca," tutur Mokodongan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Goerge Tanor menambahkan bahwa pihaknya selalu turun ke pasar-pasar. Kalau memang sudah sangat mahal dan stoknya tidak ada, maka harus ada tindakan.

"Harga yang ada masih dapat dijangkau oleh masyarakat di Bolmong," ujarnya.

Terpisah, Ma Abo satu diantara masyarakat Lalow berkata kalau cabe rawit terus naik maka akan mempengaruhi daya beli maupun daya jual dari usaha tempat makan yang membutuhkan cabe.

"Setiap hari kami di rumah selalu mengkonsumsi rica sebagai makanan utama melengkapi menu masakan," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved