Breaking News:

Religi

Dalil-dalil Tentang Ziarah Kubur, Ziarah Ke Makam Ibu Pahalanya Sangat Besar, Setara Haji Mabrur

Sebelum puasa ramadan, sebagian besar masyarakat melakukan tradisi ziarah kubur, untuk mengunjungi makam dan mendoakan orang-orang terkasih

Instagram
Ilustrasi 

Sementara itu, dikutip dari nu.or.id, hukum ziarah kubur sempat dilarang oleh Rasulullah.

Karena pada saat itu kondisi keimanan orang-orang masih lemah, dan masyarakat Arab masih didominasi oleh kemusyrikan.

Oleh karena itu, ziarah kubur dilarang lantaran dikhawatirkan bisa menimbulkan salah paham, baik dalam berperilaku atau berdoa.

Meski demikian, seiring berjalannya waktu, Rasulullah kemudian membolehkan orang-orang ziarah kubur.

Seperti tertuang dalam hadist berikut.

حديث بريدة قال : قال رسول الله صلى الله علية وسلم :"قد كنت نهيتكم عن زيارة القبور فقد أذن لمحمد في زيارة قبر أمه فزورها فإنها تذكر الآخرة"رواة الترمذي (3/370)

Hadits dari Buraidah ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda “Saya pernah melarang berziarah kubur. Tapi sekarang Muhammad telah diberi izin untuk berziarah ke makam ibunya. Maka sekarang berziarahlah..! karena hal itu dapat mengingatkan kamu kepada akhirat.

Ibnu Hajar al-Haytami dalam kitab ‘al-fatawa al-fiqhiyah al-kubra’ mengungkapkan, hal itu yang membuat ulama dan para ustaz membolehkan ziarah kubur. 

وسئل رضي الله عنه عن زيارة قبور الأولياء فى زمن معين مع الرحلة اليها هل يجوز مع أنه يجتمع عند تلك القبور مفاسد كاختلاط النساء بالرجال وإسراج السرج الكثيرة وغير ذلك فأجاب بقوله زيارة قبور الأولياء قربة مستحبة وكذا الرحلة اليها.

Beliau ditanya tentang berziarah ke makam para wali pada waktu tertentu dengn melakukan perjalanan khusus ke makam mereka. Beliau menjawab, berziarah ke makam para wali adalah ibadah yang disunnahkan. Demikian pula perjalanan ke makam mereka.

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved