Cara Hitung Suara Parpol untuk Perolehan Kursi DPRD di Pemilu 2019

Ada perbedaan metode pembagian suara di Pileg 2014 dengan 2019 dalam menentukan jumlah kursi DPRD di suatu dapil.

Cara Hitung Suara Parpol untuk Perolehan Kursi DPRD di Pemilu 2019
ISTIMEWA
ILUSTRASI: Sejumlah petugas KPU Bolmong sedang merakit kotak suara kardus untuk pelaksanaan Pemilu 2019. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada perbedaan metode pembagian suara di Pileg 2014 dengan 2019 dalam menentukan jumlah kursi DPRD di suatu dapil.

Pada Pemilu 2014 penentuan kursi DPRD masih memakai metode Bilangan Pembagi Pemilih (BPP). Sedangkan Pileg 2019 ini konversi suara ke kursi DPRD menggunakan metode Sainte Lague.

Sebagian besar partai politik sudah mengetahui jumlah perolehan suara pada Pemilu 2019. Baik perolehan total suara secara nasional maupun suara di masing-masing daerah pemilihan (dapil).

Dalam metode Sainte Lague konversi suara menjadi kursi di DPR dibagi dengan bilangan pembagi 1 yang diikuti secara berurutan dengan bilangan ganjil 3,5,7 dan seterusnya.

Berikut contoh konversi perolehan suara parpol di suatu dapil yang mengalokasikan 4 kursi DPRD:

Partai A mendapatkan 30.100 suara
Partai B mendapat 15.000 suara
Partai C mendapat 9.000 suara
Partai D mendapat 5.000 suara

Untuk menentukan kursi pertama maka semua parpol dibagi dengan angka 1.

Hasilnya otomatis diraih parpol yang meraup suara terbanyak. Maka kursi pertama DPRD menjadi milik Partai A.

Dalam penentuan kursi kedua maka perolehan suara Partai A akan dibagi angka 3.

Sedangkan parpol lain, karena belum mendapatkan kursi, tetap dibagi dengan angka 1.

Halaman
12
Editor: Aldi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved