Sulawesi Utara

Balai POM Manado Gelar Pertemuan untuk Kelola Jajanan Anak Sekolah

Balai POM juga akan melibatkan beberapa instansi, untuk saling bersinergi.

Balai POM Manado Gelar Pertemuan untuk Kelola Jajanan Anak Sekolah
TRIBUN MANADO/FISTEL MUKUAN
Balai POM Manado Gelar Pertemuan untuk Kelola Jajanan Anak Sekolah 

Balai POM Manado Gelar Pertemuan untuk Kelola Jajanan Anak Sekolah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Manado menggelar Pertemuan Lintas Sektor Program Intervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah di Swiss-Belhotel, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (24/04/2019).

Kegiatan ini dibuka oleh pemerintah Provinsi dalam hal ini diwakili oleh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sulut, Ruddy Mokoginta.

"Acara ini sangat penting terutama jajanan untuk anak sekolah, perlu kita ketahui bahwa ini menyangkut keamanan baru gizi dan kita ketahui bahwa anak anak kita, kalau di sekolah sembarangan mereka makan. Tidak tahu apa higinis atau tidak, sehat atau tidak, bergizi atau tidak. Sehingga acara ini sangat penting dan harus disosialisasikan kepada guru guru, kami berharap seluruh kabupaten kota sosialisasikan semacam ini," ucap Ruddy Mokoginta.

Balai POM juga akan melibatkan beberapa instansi, untuk saling bersinergi.

Kepala Balai Besar POM di Manado Dra Sandra MP Linthin Apt MKes, mengatakan kita mengumpulkan hari ini untuk advokasi.

Menyampaikan program kami ini dan tentunya untuk, keamanan pangan anak sekolah.

"Bukan hanya badan POM saja yang akan berperan tetapi tentu, juga dinas Kesehatan kemudian lingkungan hidup dan infokom. kita maunya semua berperan termasuk juga perlindungan anak, karena masing- masing instansi tentu punya program. Kalau kita saling bersinergi akan lebih efektif, kita ingin supaya sekolah punya kantin sehat karena kalau tidak anak anak kita sembarang jajan," Sandra Linthin.

Dari badan POM RI ini adalah untuk generasi ke depan,  karena kalau tidak diatasi secepatnya bagaimana generasi 20 sampai 30 tahun ke depannya.

Hadir juga  Dra Dyah Sulistyorini Apt MSc selaku Kasubdit Direktorat Pemberdayaan Pelaku Usaha Badan POM RI, mengatakan program jajanan untuk anak sekolah ini tidak sekedar membentuk kantin sekolah, tapi ini adalah masalah penyelamatan generasi.

Yang memang harus dikelola dan menjadi komitmen bersama dari instansi terutama oleh pemerintah daerah.

"Ini merupakan salah satu program nasional, 2017 kami mendapat amanah untuk mengawal lebih dalam itu ada 5.000 sekolah. Di 2019 ini ada 7.000 sekolah di 14 Provinsi, kita harus membayangkan 20 sampai 30 tahun ke depan kalau jajan anak sekolah ini tidak segera dikelola dengan baik maka kualitas generasi kita pun akan semakin memburuk," tambah Dyah.

(Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan)

BERITA POPULER:

Baca: VIDEO Diduga 7 Artis Asyik Masturbasi, Jonatan Christie hingga Kriss Hatta Lakukan Berbagai Gaya

Baca: Berikut Prediksi 12 Wajah Baru Penghuni DPRD Sulut

Baca: Wajah Baru Dominasi DPRD Manado

TONTON JUGA:

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved