Berita Tomohon

Evaluasi Progres Pencegahan Korupsi di Sulut, Budi: di Bawah 50 Persen Berpotensi Korupsi

Kota Tomohon menjadi tuan rumah Koordinasi dan Supervisi Wilayah Sulut dalam upaya pemberantasan korupsi.

Evaluasi Progres Pencegahan Korupsi di Sulut, Budi: di Bawah 50 Persen Berpotensi Korupsi
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Evaluasi Progres Pencegahan Korupsi di Sulut, Budi: di Bawah 50 Persen Berpotensi Korupsi 

Evaluasi Progres Pencegahan Korupsi di Sulut, Budi: di Bawah 50 Persen Berpotensi Korupsi

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Kota Tomohon menjadi tuan rumah Koordinasi dan Supervisi Wilayah Sulut dalam upaya pemberantasan korupsi.

Acara dibuat di rumah dinas Wali Kota Tomohon, Sulut, Selasa (23/04/2019).

Yang hadir dari KPK yaitu Pimpinan tim pencegahan KPK Budi Waluya (ketua koordinasi wilayah IX Koordinasi KPK RI), Pimpinan tim penindakan KPK RI Dwi Aries Sudarto, dan Irawati unit koordinasi supervisi pencegahan wilayah IX KPK.

Juga ada sosialisasi program MCP (Monitoring Center of Prevention).

Pimpinan tim penindakan KPK RI Dwi Aries Sudarto, dan Irawati unit koordinasi supervisi pencegahan wilayah IX KPK.

Yang terpantau hadir Walikota Tomohon Jimmy Eman, Wakil walikota Tomohon SAS, Bupati Minahasa Roy Roring, Bupati Mitra James Sumendap, Wakil bupati Minsel Frangky Wongkar, Wakil bupati Sitaro John Palandung, Sekda Tomohon Harold Lolowang, Sekda Minsel Danny Kaawoan, Sekda Minahasa Jeffry Korengkeng, Sekda Bitung Audy Pangemanan, Sekda Sangihe Edwin Roring, Sekda Minut Jimmy Kuhu, Sekda Talaud Adolf Binilang dan Sekda Mitra Robby Ngongoloy 

Eman mengatakan beberapa kepala daerah tidak hadir karena bertemu dengan presiden di istana bersama gubernur.

Yang memberikan materi ialah Budi Waluya dan Dwi Sudarto. Budi lalu memberikan peringkat kabupaten/kota di Sulut (termasuk propinsi) dalam progress pencegahan korupsi. Itu berdasarkan delapan indikator yaitu Pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), Penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintahan (APIP),  Manajemen ASN, Pengawasan Dana Desa, Manajemen Aset Daerah, Pendapatan Daerah, serta sektor strategis sumber daya alam.

"Ada yang di bawah 50 persen. Itu bisa saja karena jaringan internet tidak baik," katanya.

Halaman
123
Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved