Pemilu 2019

Video Klarifikasi Caleg DPR RI Soal Karpetnya Dibakar Warga, Awal dari Singgungan hingga Kesepakatan

Caleg AH klarifikasi pembakaran karpet yang diberikannya untuk sumbangan ke masjid yang dibakar warga. Ini Videonya!

Video Klarifikasi Caleg DPR RI Soal Karpetnya Dibakar Warga, Awal dari Singgungan hingga Kesepakatan
ISTIMEWA dan Instagram/riweuh_id
Klarifikasi Caleg yang Karpetnya Dibakar Warga hingga Videonya Viral di Medsos, Bilang Kesepakatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Caleg asal Tidore yang videonya viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu lantaran Karpet pemberiannya untuk Masjid di daerah Tomolou dibakar oleh warga, beri klarifikasinya mengenai kasus tersebut.

Dalam pengakuannya, caleg berinisial AH itu membenarkan bahwa dirinya memang telah menjanjikan sejumlah sajadah untuk perlengkapan masjid yang sudah ia sepakati dengan lurah setempat.

Namun, hasil yang didapat caleg AH tak sesuai dengan apa yang sudah dijanjikan oleh lurah kepadanya.

Caleg AH juga sempat mempertanyakan hasil pemilihan yang tak memenangkan dirinya di wilayah tersebut.

Video Klarifikasi itu kemudian juga viral di medsos dan diunggah oleh sebuah akun gosip, Minggu (21/4/2019).

"Jadi tanggal 17 April, pemilih di Tomolou, satu pun tak boleh ke orang lain. Semuanya harus ke pak AH. Ternyata kemarin tanggal 17 itu warna-warni. Sehingga saya patut mempertanyakan itu.

Klarifikasi Caleg AH yang karpetnya dibakar warga
Klarifikasi Caleg AH yang karpetnya dibakar warga (Instagram/lambe_turah)

Baca: Bakar 13 Kotak Suara Pemilu 2019, Caleg PDIP Ini Ditangkap Polisi

Satu, saya sudah menjanjikan sajadah di lantai dua masjid, itu akan saya pasang dan bersepakat dengan lurah Tomolou serta jamaah masjid dengan catatan apa yang disampaikan pak lurah itu terwujud. Bahwa tanggal 17, saya menang," ucap caleg berinisial AH.

Dalam klarifikasinya pula, caleg AH mengatakan jika ia meminta untuk beberapa caleg yang namanya turut dipilih oleh warga, agar ikut membantu sajadah di masjid Tomolou.

Caleg AH juga menambahkan, atas perkataannya tersebut, beberapa warga menjadi tersinggung dan melakukan aksi pembakaran sajadah tersebut.

"Dengan demikian, saya berharap bahwa warga Tomolou yang memilih selain saya, untuk mengimbau agar mereka juga ikut membantu sajadah di lantai dua masjid. Kata-kata ini membuat mereka tersinggung. Di sini saya bertanya, 'di mana letak salah saya?'," jelas caleg AH.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved