Kesehatan

Rutinlah Selalu Untuk Mengganti Sikat Gigi Agar Bakteri Tidak Berkembang Biak

Bulu-bulu sikat gigi yang digunakan terlalu lama akan menjadi tempat kuman berkembang biar.

Rutinlah Selalu Untuk Mengganti Sikat Gigi Agar Bakteri Tidak Berkembang Biak
Internet
Berbagi sikat gigi bisa berbahaya, dampaknya pada tubuh tak terduga! 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sikat gigi merupakan kegiatan yang sering kita lakukan sehari-hari.

Kita melakukan sikat gigi minimal dua kali sehari, yaitu saat pagi sebelum beraktifitas dan malam sebelum tidur.

Dengan seringnya kita menggunakan sikat gigi, maka bulu pada sikat gigi juga harus sering kita ganti.

Bulu-bulu sikat gigi yang digunakan terlalu lama akan menjadi tempat kuman berkembang biar.

Baca: UPDATE Real Count Pilpres 2019 KPU Pkl.12.00 WIB - Jokowi-Maruf 54.79%, Prabowo-Sandi 45.21%

Selain itu, kondisi bulu-bulu sikat gigi yang sudah tidak seperti semestinya juga dapat membuat pembersihan kotoran pada gigi tidak maksimal atau bahkan dapat membuat gusi berdarah.

Dikutip dari KompasLifestyle, Jeffery Sulitzer selaku Chief Clinical Officer Smile DirectClub mengatakan bahwa menyikat gigi adalah cara yang baik untuk menghilangkan bakeri.

Ia menambahkan, ketika kita membilas sikat, kita juga membersihkan banyak bakteri yang menempel pada sikat gigi, walaupun tidak sepenuhkan akan hilang.

Dikarenakan masih ada sisa bakteri yang menempel pada bulu-bulu sikat gigi, maka kita harus menggantinya dalam periode tertentu.

Baiknya, mengganti sikat gigi adalah tiga bulan sekali, kata Sulitzer.

Selain bulu sikat yang kondisinya sudah tidak seperti semua, gagang yang mulai bengkok kok dapat menjadi tanda bahwa sikat gigi tersebut sudah saatnya untuk digantikan dengan yang baru.

Baca: Usai Pemilu, Begini Pesan Bupati Mitra

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved