Bola

PSM Makassar Diprediksi Mampu Kalahkan Bhayangkara FC Di Babak 8 Besar Piala Indonesia

Pertemuan kedua tim ini tentunya akan menghadirkan laga sengit.Pasalnya baik PSM maupun Bhayangkara merupakan tim berlebel papan atas Liga 1 Indonesia

PSM Makassar Diprediksi Mampu Kalahkan Bhayangkara FC Di Babak 8 Besar Piala Indonesia
ISTIMEWA
bhayangkara-fc-vs-psm-makassar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Catatan tak pernah terkalahkan jadi modal besar bagi PSM Makassar jelang kontra Bhayangkara FC di Babak 8 Besar Piala Indonesia.

Pada leg pertama, Bhayangkara FC bertindak sebagai tuan rumah menjamu Laskar Pinisi, Sabtu (27/4) di Stadion Patriot, Bekasi.

Pertemuan kedua tim ini tentunya akan menghadirkan laga sengit. Pasalnya baik PSM maupun Bhayangkara merupakan tim berlebel papan atas Liga 1 Indonesia.

Sejak bergulirnya Liga 1 mulai pada tahun 2017 lalu kedua tim ini menjadi kandidat juara. Bhayangkara FC misalnya, sukses menjuarai Liga 1 2017 kemudian di musim berikutnya bertengger di posisi ketiga.

Baca: AS dan Sekutunya Bakal Miliki 200 Jet Tempur F-35 di Asia Pasifik Demi Imbangi China

Baca: VIRAL - Dus Reaksi Hanum Rais Lihat Postingan Penghinaan Istri Andre Taulany Terhadap Capres 02

Sedangkan PSM sejak diarsiteki Robert Rene Alberts terus memperbaiki posisi mereka di Liga 1. Di tahun 2017, Laskar Pinisi finish di posisi ketiga kemudian di musim selanjutnya menjadi runner up.

Meski secara prestasi, The Guardian lebih baik dari skuat PSM namun berdasarkan statistik pertemuan di Liga 1 PSM jauh lebih baik. Dari empat kali pertemuan, PSM memenangkan tiga laga dan satu laga berakhir imbang.

Apalagi berlaga di Stadion Patriot, PSM memiliki kenangan manis kala menekuk Bhayangkara 0-2 saat berstatus sebagai tim tamu pada Liga 1 musim 2017 lalu.

Tetapi PSM juga menyimpan dendam cukup mendalam pada musim 2018 lalu.

Laga away terakhir PSM di putaran kedua kontra Bhayangkara FC harusnya menjadi laga pesta juara.

Wiljan Pluim Cs membutuhkan kemenangan di laga tersebut, namun Bhayangkara menjegal kesempatan emas itu dengan berhasil menahan imbang PSM dengan skor 0-0.

Penampilan agresif PSM maupun Bhayangkara di dua musim sebelumnya tak terlepas dari peran pelatih masing-masing. PSM menjelma menjadi tim yang bermain efektif berkat taktik jitu Robert Rene Alberts.

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved