Paskah 2019, Ini Sejarah Penyaliban yang Perlu Anda Ketahui

Penyaliban sendiri adalah metode eksekusi di mana seseorang digantung dengan lengannya dari salib atau struktur serupa hingga mati.

Paskah 2019, Ini Sejarah Penyaliban yang Perlu Anda Ketahui
Internet
Ilustrasi Jumat Agung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Umat Kristiani merayakan Paskah Kebangkitan Yesus Kristus pada Minggu (21/04/2019).

Sebelumnya, umat Nasrani pun merayakan Jumat Agung, saat dimana Yesus mati disalibkan.

Penyaliban adalah sebuah hukuman mati yang dianggap paling kejam dan memalukan di masanya.

Penyaliban sendiri adalah metode eksekusi di mana seseorang digantung dengan lengannya dari salib atau struktur serupa hingga mati.

Namun, jika merunut sejarahnya, sebenarnya kapan metode eksekusi ini mulai dianut oleh masyarakat?

Merunut Sejarah Penyaliban

Dalam sebuah artikel ilmiah yang dipublikasikan di South African Medical Journal (SAMJ) pada Desember 2003, para penulis menyebut bahwa kemungkinan eksekusi ini berasal dari Asiria dan Babilonia.

Meski begitu, penyaliban pertama kali digunakan secara sistematis oleh bangsa Persia pada abad ke-6 sebelum masehi (SM).

Saat itu, korban penyaliban diikat ke pohon atau tiang dengan kaki jauh dari tanah.

Seiring berjalannya waktu, bentuk tiang palang (salib) digunakan untuk melaksanakan hukuman ini.

Halaman
1234
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved