News

Ngeri! Spy Cam Mengintai Para Wanita di Kamar dan Toilet, Diam-Diam Dijadikan Film Porno

Kepada BBC, polisi Korea mengatakan para pria tersebut telah memasang kamera lensa ukuran 1mm sejak Agustus lalu di 30 hotel terpisah pada 10 kota.

Ngeri! Spy Cam Mengintai Para Wanita di Kamar dan Toilet, Diam-Diam Dijadikan Film Porno
kumparan
Ilustrasi Wanita Yang Malu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pembuatan film seks dan pornografi secara diam-diam memang telah mewabah di Korea Selatan dan memicu protes dari berbagai pihak.

Dikutip dari laman bbc.com, empat pria telah ditangkap di Korea Selatan atas tuduhan merekam secara diam-diam 1.600 tamu kamar hotel dan menjual rekaman itu melalui situs web. 

The hidden cameras are much harder to spot than this sort of activity (posed by model)
The hidden cameras are much harder to spot than this sort of activity (posed by model) (GETTY IMAGES)

Mereka diketahui telah memasang kamera mini di TV, hair dryer dan soket. Dari perbuatannya diduga orang-orang tersebut telah menghasilkan $ 6.200.

Jika terbukti bersalah, mereka akan dihukum dengan hukuman 10 tahun penjara dan denda 30 juta won ($ 26.571; £ 20.175).

Kepada BBC, polisi Korea mengatakan para pria tersebut telah memasang kamera lensa ukuran 1mm sejak Agustus lalu di 30 hotel terpisah pada 10 kota di Korea Selatan.

Pada bulan November, mereka membuat situs web, yang memungkinkan pengguna membayar untuk video penuh atau menonton video klip secara gratis dalam 30 detik.

Orang-orang itu dilaporkan telah memposting 803 video dan untuk terhindar dari hukum, mereka memakai server situs web di luar negeri.

Polisi mengatakan orang-orang itu mendapatkan uang dari 97 anggota yang membayar sebelum situs itu diturunkan bulan ini.

"Agen kepolisian secara ketat berurusan dengan penjahat yang memposting dan berbagi video ilegal karena mereka sangat merusak martabat manusia," kata juru bicara Badan Kepolisian Metropolitan Seoul kepada surat kabar lokal Korea Herald.

Memproduksi atau pun menyebarkan pornografi adalah ilegal di Korea Selatan.

Halaman
1234
Editor: Yeshinta Sumampouw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved