MotoGP

Legenda 500cc: Saya Sangat Terkejut, Valentino Rossi Seharusnya Sudah Santai di Kursi Goyang

Legenda 500cc: Saya Sangat Terkejut, Valentino Rossi Seharusnya Sudah Santai di Kursi Goyang

Legenda 500cc: Saya Sangat Terkejut, Valentino Rossi Seharusnya Sudah Santai di Kursi Goyang
diolah tribun manado
MotoGP - Valentino Rossi Ungkap Rencana Besarnya Setelah Pensiun Nanti 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Legenda juara dunia tiga kali kelas 500cc, Kenny Roberts, memberikan analisisnya soal persaingan para pembalap MotoGP saat ini.

MotoGP 2019 berjalan dengan teknologi yang jauh berbeda dengan saat Kenny Roberts masih melaju sebagai pembalap, yaitu di era 80-an.

Kenny Roberts pun mengaku kagum dengan kejuaraan balapan yang digelar di era sekarang.

"Saya rasa kejuaraan sekarang ini luar biasa, dari segi bakat pembalapnya dan kualitas motornya. MotoGP adalah balapan terbaik di dunia," kata Roberts yang dikutip BolaSport.com dari GPOne.

Lebih lanjut, Roberts juga mengungkapkan kekagumannya pada pria 40 tahun yang kini masih aktif sebagai seorang pembalap MotoGP yakni Valentino Rossi.

Baca: Lakukan Uji Coba di Sirkuit Mugello, Valentino Rossi Ungkap Persiapan Monster Energy Yamaha

Valentino Rossi
Valentino Rossi (diolah tribun manado/alex)

Valentino Rossi sudah melaju balapan sejak era motor dua tak dengan kapasitas mesin 500cc.

Namun, pembalap berjulukan The Doctor itu masih bisa finis di posisi podium pada MotoGP Americas 2019 dan MotoGP Argentina 2019.

"Saya sangat terkejut dengan Valentino. Dia seharusnya sudah bersantai di kursi goyang sama seperti saya," ujar Roberts.

"Ketika saya pensiun, saya juga melakukan hal itu dengan pipa rokok di mulut saya. Wayne Rainey saya pikir juga bisa melakoni karier panjang seperti Rossi, tetapi motornya saat itu lebih ganas dan memerlukan fisik lebih kuat."

"Pasti ada beberapa macam faktor yang membuat Valentino masih bisa menjadi pembalap cepat," kata Roberts menambahkan.

Wayne Rainey yang dimaksud Roberts adalah seorang pembalap di era 90-an.

Karier Wayne Rainey terhenti akibat sebuah kecelakaan fatal di Sirkuit Misano, San Marino yang membuat kakinya lumpuh dan mengharuskannya memakai kursi roda.

Sebelum kecelakaan tersebut, Wayne Rainey sudah mencatatkan tiga juara dunia di kelas 500cc secara beruntun.

(SUMBER: BOLASPORT.COM)

Editor: Alex Bryan Tarore
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved