Didampingi Istri Tercinta, Kapolda Sulut Ikut Misa Jumat Agung dan Prosesi Jalan Salib
Kapolda dan ketua pengurus daerah Bhayangkari Sulut mengikuti bersama umat berjalan sejauh sekitar 2 kilometer mengikuti prosesi jalan salib
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Chintya Rantung
Didampingi Istri Tercinta, Kapolda Sulut Ikut Misa Jumat Agung dan Prosesi Jalan Salib
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Disela-sela kesibukannya mengecek dan menjaga keamanan tahapan rekapitulasi hasil Pemilu serentak pilpres dan pileg 2019, di wilayah Sulawesi Utara Kapolda Sulut Irjen R Sigid Tri Hadjantor bersama istri tercinta Ny Nunuk Sigid Tri Hardjanto berkesempatan mengikuti Misa Jumat Agung.
Jumat (19/4/2019) kemarin, Kapolda dan ketua pengurus daerah Bhayangkari Sulut mengikuti bersama umat berjalan sejauh sekitar 2 kilometer mengikuti iring-iringan prosesi jalan salib.
Setelah itu mengikuti Misa Jumat Agung di Gereja Katolik Paroki St Josep Pelindung Pekerja Kleak Manado.
Baca: 7 Fakta Siswi SMK Meninggal Usai Jadi Saksi Caleg, Pergi Pagi Pulang Pagi dengan Honor Rp 250 ribu
Prosesi jalan salib yang diikuti kapolda Sulut dan istri dimulai dari gereja dan kembali finish di gereja, dengan 14 perhentian diperagakan dalam prosesi jalan salib saat berjalan di seputaran kelurahan Kleak dan Ranotana.
Iring-iringan prosesi jalan salib diawali dengan peraga prosesi, misdinar dan pastor pParoki Saat perhentian di depan Wisma Barkah yang merupakan rumah dinas Kapolda, Kapolda Sulut bersama keluarga menyambut peserta prosesi selanjutnya ikut dalam prosesi hingga ke gereja.
Usai prosesi dilanjutkan dengan Misa Jumat Agung di gereja. Kapolda dan keluarga ikut hadir bersama ribuan umat paroki.
Baca: Fakta-fakta Gadis 17 Tahun Meninggal Diduga Kelelahan Jadi Saksi Caleg, Kerja dari Pagi ke Pagi
Pastor Paroki Stenly Mokodompit Pr yang memimpin misa dalam khotbahnya mengurai, makna pengorbanan Yesus yang mati di kayu salib untuk keselamatan umat manusia.
Yesus, kata Pastor, hadir dengan membayar dirinya dengan disiksa, dihina, diperlakukan dengan tidak adil.
Baca: (VIDEO) Sejumlah Petugas KPPS Meninggal Dunia, Ini Penyebabnya!
"Tapi pengorbanannya tidak sia-sia. Membuahkan sesuatu yang tidak tergantikan, tidak bisa dilakukan orang manapun yaitu keselamatan bagi umat manusia," kata Pastor Stenly.(crz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kapolda-sulut-bersama-istri-melaksanakan-misa-jumat-agung-dan-prosesi-jalan-salib.jpg)