Polisi Apresiasi Keterlibatan Masyarakat Sulut dalam Pemilu Aman dan Lancar

Apresiasi kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) atas keterlibatannya melaksanakan pesta demokrasi, pemilu serentak 2019 secara aman

Polisi Apresiasi Keterlibatan Masyarakat Sulut dalam Pemilu Aman dan Lancar
IST
Kabid Humas Kombes Ibrahim Tompo

Polisi Apresiasi Keterlibatan Masyarakat Sulut dalam Pemilu Aman dan Lancar

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Apresiasi kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) atas keterlibatannya melaksanakan pesta demokrasi, pemilu serentak 2019 secara aman dan lancar disampaikan Polisi Republik Indonesia Daerah (Polda) Sulut.

"Kita mengapresiasi masyarakat Sulut yang mengikuti pesta demokrasi dengan cukup tertib dan lancar," kata Kapolda Sulut Irjen Sigid Tri Hardjanto melalui Kabid Humas Kombes Ibrahim Tompo, Jumat (19/4/2019).

Baca: Hasil Quick Count LSI Indobarometer Pilpres 2019: Prabowo Unggul di 19 Provinsi, Jokowi 15 Provinsi

Sejauh ini menurutnya pelaksanaan Pemilu 2019 di Sulawesi Utara berjalan kondusif. Iapun berharap agar masyarakat Sulawesi Utara tetap menjaga kamtibmas pasca pencoblosan hingga selesainya rangkaian Pemilu Presiden/Legislatif ini.

"Kita berharap masyarakat tetap meyakini bahwa keputusan KPU merupakan lembaga yang konstitusional dalam keputusannya menentukan pemenang," tandas Kabid Humas.

Ditempat terpisah akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado sekaligus pengamat hukum Toar Palilingan menilai pelaksanaan Pemilu berjalan dengan aman dan lancar.

Kondisi itu semua tak lepas dari peran TNI dan Polri dalam mengawal pesta demokrasi.

Baca: Prabowo Klaim Menang 62 Persen di Pilpres 2019, Pengamat: Beberkan Bukti dan Faktanya

"Harus diakui semua berjalan lancar, aman dan tertib. Bagaimanapun juga peran dari TNI Polri sangat sigap mengawal proses pelaksanaan hari pencoblosan. Sampai dengan tadi juga masih berlangsung proses perhitungan di TPS, dan itu tidak ada gangguan sama sekali," kata Toar.

Ia juga menilai tingkat partisipasi masyarakat yang datang ke TPS untuk memilih cukup tinggi, karena baru pertama kali Pemilu dilaksanakan secara bersamaan, pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.

"Orang banyak yang tertarik, ini juga antara lain yang ikut merangsang tingkat partisipasi pemilih di Sulut cukup tinggi. Takut jagoannya kalah, masing-masing berlomba-lomba menuju TPS," ujar dosen Fakultas Hukum Unsrat ini.

Toar juga mengajak masyarakat agar turut mengawal proses rekapitulasi perhitungan sampai akhir perhitungan. Selain itu ia meminta masyarakat juga membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

"Menjadi kewajiban kita juga untuk menjaga lewat peran kita masing-masing terutama di media sosial untuk menjadi filter. Jangan memprovokasi, jangan meneruskan berita hoax, berita yang tak jelas, tentunya kita wajib bersama menciptakan kondisi aman dan nyaman," kata dia.

Baca: Prabowo Subianto Menggelar Acara Syukuran Tapi Tidak Terlihat Perwakilan PKS & Demokrat, Ada Apa?

Karena itu sesorang yang ikut memprovokasi menimbulkan keributan di tengah masyarakat, dapat dikenai sanksi hukum. Jadi kewajiban kita, minimal kita memfilter berita berita.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved