Dinkes Boltim Turun Fogging Di 8 Wilayah Puskesmas, Farlin: 43 Kali Fogging pada 65 Kasus DBD

Sebanyak 43 kali Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, turun lakukan fogging di delapan wilayah puskesmas.

Dinkes Boltim Turun Fogging Di 8 Wilayah Puskesmas, Farlin: 43 Kali Fogging pada 65 Kasus DBD
IST
Dinkes Boltim Turun Fogging Di 8 Wilayah Puskesmas. 

Dinkes Boltim Turun Fogging Di 8 Wilayah Puskesmas, Farlin: 43 Kali Fogging pada 65 Kasus DBD.

TRIBUNMANADO.CO.ID,TUTUYAN- Sebanyak 43 kali Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, turun lakukan fogging di delapan wilayah puskesmas.

Menurut Pengelola Program Survelens dan DBD, Bidang P2P dan Wabah, Farlin Polii, fogging paling banyak dilakukan di wilayah Puskesmas Tutuyan. Karena terjadi 22 kasus deman berdarah.

"Kami sudah fogging sudah sekitar 25 kali di Tutuyan," ujar Farlin Polii, Jumat (19/4/2019).

Baca: Topik Hoaks & Literasi Digital, Vaksin Berantas Virus

Kata dia, proses fogging biasanya dilakukan, jika ada warga yang sudah dinyatakan positif DBD. Namun terlebih dulu dilakukan Pembrantas Sarang Nyamuk (PSN) dan tabur Abate.

Nantinya warga atau kepala desa akan menghubungi Dinas Kesehatan di bidang P2P dan Wabah, untuk dilakukan fogging.

Kepala Bidang P2P dan Wabah, Sammy Rarung mengatakan, memang masalah DBD menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Boltim terlebih Dinas Kesehatan.

"Kami terus monitor, pasien yang terserang DBD, dengan melakukan fogging di radius 100 meter dari rumah penderita DBD," ujar Sammy Rarung.

Baca: 200 RTLH Di Lahan PT Ronomut Segera Dibangun

Lanjut dia, kasus DBD di Boltim, hingga saat ini berjumlah 65 kasus terbanyak di Tutuyan 23, Kotabunan 12, Modayag Barat 7, Modayag 7, Motongkad 6, Nuangan 6, Buyat 2, dan Mooat 2 Kasus.

"Angka ini terbilang tinggi, sebab tahun lalu Januari sampai Desember 91 kasus namun 2019, baru empat bulan capai 65 kasus," ujar dia lagi. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved