Kasus Pembunuhan

100 Hari Berlalu, Dilaporkan ke FBI, Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Bogor Belum Juga Terungkap

Aksi simpatik pasca-100 kasus penikaman Andriana Yubelia Noven Cahya (18),yang sudah 100 hari setelah kejadian belum ada titik terang soal kasusnya.

100 Hari Berlalu, Dilaporkan ke FBI, Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Bogor Belum Juga Terungkap
Tribunjabar
Ratusan orang yang terdiri dari keluarga dan kerabat Noven ikut mengantarkan jenazah Noven ke pemakaman di wilayah Cimuncang, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Kamis (10/1/2019). (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga menggelar aksi simpatik pasca-100 hari kasus penikaman Andriana Yubelia Noven Cahya (18), Siswi SMK Baranangsiang, Kota Bogor, oleh orang tidak dikenal.

Sejumlah masyarakat dari berbagai daerah seperti Bekasi, Sukabumi, Parung, Cibinong, dan Leuwiliang, melakukan aksi simpatik dengan menggelar doa dan tabur bunga di gang tempat siswi SMK itu tewas ditusuk.

Aksi itu sebagai bentuk desakan warga agar pihak kepolisian mengusut kasus pembunuhan siswi tersebut. Hingga saat ini, kasus pembunuhan tersebut masih belum terungkap.

"Kita di sini mengadakan doa bersama untuk 100 harinya Noven. Yang datang ke sini adalah masyarakat yang tergabung dalam grup WhatsApp Help Noven," kata Erna Hasanah, warga Bekasi, di lokasi, Senin (15/4/2019).

Sejumlah masyarakat menggelar doa bersama dan tabur bunga di lokasi penusukan Andriana Yubelia Noven Cahya (18), di sebuah gang di Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor, Senin (15/4/2019)
Sejumlah masyarakat menggelar doa bersama dan tabur bunga di lokasi penusukan Andriana Yubelia Noven Cahya (18), di sebuah gang di Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor, Senin (15/4/2019) (KOMPAS.COM)

Baca: Pelaku Pembunuhan Wanita 27 Tusukan Akhirnya Ditangkap, Didor 6 Kali Sama Polisi

Erna bersama masyarakat lainnya yang tergabung dalam grup WA "Help Noven" berharap kasus tersebut dapat terungkap dan pelakunya segera ditangkap.

Sebab, sudah lebih dari tiga bulan pelakunya masih bebas berkeliaran. Erna menuturkan, akan terus memantau perkembangan kasus Noven melalui pemberitaan di media, termasuk mencari info dari teman-teman korban.

"Memang selama ini kita masih bersabar. Infonya kan kasus ini dilanjut sehabis pilpres, ya. Mudah-mudahan juga dari rekaman CCTV yang udah dikasih ke FBI itu ada titik terangnya. Intinya, jangan sampai kasus ini tenggelam," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Bogor Kota menunda sementara penyelidikan kasus pembunuhan terhadap Noven hingga Pemilu 2019 berakhir.

Kepala Polres Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fiuser mengatakan, hal itu dilakukan sebab jajarannya masih fokus melakukan pengamanan jelang Pemilu pada 17 April yang menyisakan dua hari lagi.

"Nanti setelah pilpres kita evaluasi lagi," kata Hendri.

Hendri menambahkan, kepolisian juga masih menunggu hasil pengembangan dari barang bukti rekaman CCTV yang sudah diserahkan kepada pihak FBI, beberapa waktu lalu.

Kata Hendri, butuh waktu sekitar satu bulan bagi FBI untuk mempelajari, menganalisis, dan mengidentifikasi pelaku penusukan.

"Sambil menunggu hasil dari FBI seperti apa, kendalanya di mana. Kita tunggu hasilnya, kita sudah kirim mereka sedang proses," sebut.

Baca: 4 Petanda Hubungan Asmara Anda Harus Diakhiri

Baca: Viral Video Pengakuan Tersangka Pembunuhan Mutilasi Guru Honorer di Blitar, Tonton di Sini

Tautan: http://wartakota.tribunnews.com/2019/04/15/sudah-100-hari-kasus-pembunuhan-noven-belum-juga-terungkap-padahal-sudah-minta-bantuan-fbi.

Editor: Frandi Piring
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved