Kisah Pasien Sakit Jiwa dan Stroke di RSJ Ratumbuysang Manado yang Mencoblos di TPS

Luar biasa antusiasme warga Manado untuk memilih di pilcaleg dan pilpres 2019. Warga nekat antre hingga siang di TPS

tribun manado/arthur rompis
Kisah Pasien Gila dan Stroke Memilih di TPS, Ini Pesannya 

TRIBUN MANADO.CO.ID,MANADO - Kisah mengharukan seorang pasien rumah sakit jiwa RSJ Ratumbuysang yang datang ke TPS untuk mencoblos suara suara pada pemungutan suara pemilu 2019 pada Rabu (17/04/2019)

Pria yang namanya tak bisa dipublikasi karena alasan privasi itu. Selain gila, menderita stroke.

Saban hari ia harus menaiki kursi roda.

Saat memilih, ia menaiki kursi roda dan mengharukan karena ia didorong oleh sesama pasien.

Baca: BLUNDER! Dikira ke Pacar, Guru Cantik Ini Kirim Foto Bugil ke Muridnya, Tersebar dan Dipecat Sekolah

Baca: Pemuda Asal Mamuju Ditikam Usai Pencoblosan di TPS 02 Salutiwo Bonehau, Ini Kronologisnya

Dia mencoblos dibantu seorang perawat. Datang agak telat, ia langsung memilih dikarenakan kondisinya.

Pencoblosan berlangsung lancar.

Seorang perawat yang mendampingi menyatakan, pria tua tersebut begitu antusias memilih.

"Ia sangat antusias, dia menyebut semua calon yang akan ia pilih dengan fasih, luar biasa pengenalannya," kata dia.

Sebut dia, ia punya permintaan pada para caleg dengan bibir yang tidak bisa bicara sempurna karena
penyakit, ia minta agar para caleg memperhatikan orang disabilitas.

"Tolong perhatikan kami," beber dia.

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved