News

Viral Video, Heboh di Medsos 3 Remaja Putri Batalkan Orderan Ojol, Sampai Bilang: "Jelek Sekali"

Pesanan ojek online tersebut ditolak oleh satu di antara ketiga remaja tersebut hanya dengan alasan dirinya mendapatkan driver yang kurang tampan

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu lalu media sosial tengah dihebohkan dengan adanya video yang menunjukkan tiga orang remaja putri yang menolak orderan ojek online mereka.

Pesanan ojek online tersebut ditolak oleh satu di antara ketiga remaja tersebut hanya dengan alasan dirinya mendapatkan driver yang kurang tampan menurutnya.

Seusai video penolakan tersebut tersebar di media sosial, seorang remaja kemudian mengunggah sebuah video klarifikasi yang menyebutkan bahwa ketiga remaja tersebut merasa menyesal.

Video tersebut lalu viral melalui Instagram @makassar_iinfo pada Senin (15/4/2019).

"Assalamualaikum warrahmatullahi wa barokatuh. Jadi di sini kami ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya, kepada seluruh anggota Grab, mitra-mitra Grab, dan komunitas-komunitas Grab yang ada, atas tersebarnya video kami yang mungkin kurang berkenan di hati kalian.

Kami tidak bermaksud menyinggung dan menyakiti hati kalian. Dan kami sangat menyesal video ini bisa tersebar, karena video ini sudah sebulan yang lalu, tapi viralnya baru," ucap remaja yang terlihat mengenakan jilbab hijau.

Sementara itu, remaja lainnya yang terlihat mengenakan mukena berwarna merah muda menerangkan bahwa klarifikasi yang sebelumnya diunggah ia tulis dalam keadaan tengah tertekan.

Baca: Begini Sikap SBY dan AHY Terkait Pernyataan Prabowo pada Debat Capres Kelima

Baca: Guru Honorer Sudah 4 Kali Berhubungan Intim dengan Pelaku, Aksi ke-4 Kali Ternyata Berujung Maut!

Baca: Cemburu Pacar Sejenis Cintai Orang Lain, Lelaki Ini Bunuh Korban dan Buang Jasad ke Semak-Semak

"Dan untuk klarifikasi yang telah saya posting tadi malam, saya minta maaf atas kata-kata saya, karena saya menulis itu dengan dalam keadaan dropdan stress karena bullyan yang telah kalian sampaikan pada kami," ujar remaja yang mengenakan mukena merah muda.

Kemudian remaja yang menutupi kepalanya dengan menggunakan kain berwarna merah muda mengungkapkan bahwa ia dan ketiga temannya merasa tertekan setelah video tersebut menjadi viral dan mengakibatkan ketiganya mendapatkan bully-an dari warganet.

"Jadi kami mohon dengan sebesar-besarnya untuk para netizen, dan orang-orang di luar sana yang telah mem-bully dan mencemooh kami dengan kata-kata kasar, kami mohon untuk berhenti. Karena kami juga manusia, kami punya perasaan," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Yulius Moningka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved