Keluarga Guru Honorer yang Dimutilasi, Tolak Maafkan Pelaku: Belum Bisa Sekarang

Aris Sugianto salah satu pelaku pembunuhan terhadap guru honorer di Kediri menangis-nangis meminta maaf kepada keluarga korban

Keluarga Guru Honorer yang Dimutilasi, Tolak Maafkan Pelaku: Belum Bisa Sekarang
dok.surya.co.id/facebook
VIDEO VIRAL Pengakuan Pembunuh Guru Honorer, Lihat Ekspresinya saat Ceritakan Detik-detik Mutilasi! 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aris Sugianto (32), salah satu pelaku pembunuhan terhadap guru honorer di Kediri menangis-nangis meminta maaf kepada keluarga korban.

Hal itu dia lakukan saat berada di Mapolda jatim.  Namun air mata permintaan maaf Aris bertepuk sebelah tangan. 

Keluarga korban, belum mau memberikan maaf. 

Nasuka, paman Budi Hartanto (korban) mengemukakan, pihak keluarga korban belum bisa memaafkan perbuatan para pelaku yang telah membunuh Budi dengan sadis. 

"Yang jelas belum bisa memaafkan sekarang. Tidak tahu kalau besok-besok, siapa orangnya yang terima anaknya diperlakukan begitu bisa memaafkan," ungkap Nasuka, Senin (15/4/2019).

Sebelumnya saat rilis kasus mutilasi di Polda Jatim, tesangka Aris Sugianto sambil terisak meminta maaf kepada keluarga korban dan mendoakan korban yang telah dimutilasi.

guru honorer asal Kediri, Budi Hartanto meninggal dimutilasi usai berhubungan badan
guru honorer asal Kediri, Budi Hartanto meninggal dimutilasi usai berhubungan badan (kolase Instagram/Kompas)

Nasuka menegaskan, pihak keluarga telah menyerahkan sepenuhnya pengusutan dan penanganan kasus mutilasikeluarganya kepada aparat kepolisian. "Keluarga telah memasrahkan kepada aparat di polda," tambahnya.

Sebelumnya Nasuka juga mengemukakan para pelaku mutilasi dihukum yang setimpal dengan perbuatannya. Karena perbuatanya dilakukan pelaku sangat sadis.

"Tuntut para pelaku mutilasi dengan seadil-adilnya. Karena perbuatannya sudah tidak manusiawi lagi," tandasnya.

Potongan kepala Budi Hartanto guru honorer dimutilasi dimakamkan, 12/4/2019
Potongan kepala Budi Hartanto guru honorer dimutilasi dimakamkan, 12/4/2019 (TRIBUNMADURA/DIDIK MASHUDI)

Sejumlah rekan korban yang enggan disebut namanya mengaku telah mengenal dengan sosok Aris, salah satu pelaku mutilasi. Namun tidak mengetahui kalau keduanya ada hubungan spesial antara korban.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved