AA Ajak Jemaat Tolak Politik Uang dan Politik Identitas

Pelaksanaan pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) sudah masuk masa tenang

AA Ajak Jemaat Tolak Politik Uang dan Politik Identitas
IST
AA Ajak Jemaat Tolak Politik Uang dan Politik Identitas 

AA Ajak Jemaat Tolak Politik Uang dan Politik Identitas

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Pelaksanaan pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) sudah masuk masa tenang, masyarakat diajak untuk tetap menjaga dan merawat kerukunan.

Demikian diaampaikan Andrei Angouw (AA), Ketua DPRD Sulut. hal inu penting, sebab demokrasi menentukan masa depan bangsa. Oleh sebab itu, masyarakat juga diajak untuk menggunakan hak suara.

"Anggaran yang dialokasikan untuk Pemilu 2019 sangat mahal, mencapai Rp25 triliun. Karena itu harus gunakan sebaik-baiknya," kata Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Andrei Angouw saat menghadiri ibadah bersama jemaat GMIM Sion Malalayang, Minggu (14/4/2019).

Baca: 4 Fakta Pemilu oleh WNI di Sydney Terpaksa Golput, Miskomunikasi hingga Petisi Re-Pemilu

Acara yg dihadiri oleh Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel dan para undangan lainnya, AA menegaskan agar masyarakat, khususnya jemaat GMIM Sion Malalayang agar dewasa dalam menghadapi Pemilu 2019, baik pilpres maupun pileg.

"Gunakan Pemilu, pilpres dan pileg ini dengan baik. kita harus menjauhi politik uang dan politik identitas. Karena hal ini akan membawa kerugian bagi masyarakat. Politik uang itu membodohi orang dan menggeser paradigma diri kita pada Pemilu dan pilpres. Demikian juga dengan politik identitas yang berpotensi memecah belah. Berpotensi membuat orang berkelahi, berpotensi perang saudara yang bisa merusak kehidupan," jelasnya.

"Mari kita jaga demokrasi yang ada karena Pemilu ini milik kita bersama untuk menentukan masa depan kita bersama masa depan anak cucu kita," tandasnya.

Baca: Tujuh Bagian Tubuh Ayam Ini Bila Dikonsumsi Berlebih Bisa Membuatmu Keracunan loh, Hati-hati!

Sementara itu, di momen Paskah, AA juga mengajak jemaat dapat memaknai keselamatan yang diberikan Tuhan. "Yesus Kristus mati di kayu salib untuk kita semua," ujarnya.(ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved