Punya PR Menumpuk, Waktu Tidur Siswa SD di Cina hanya 5-6 Jam

Seorang siswa terkadang baru menyelesaikan pekerjaan rumah 01.00 dini hari. Pagi hari, mereka harus sudah berangkat sekolah.

Punya PR Menumpuk, Waktu Tidur Siswa SD di Cina hanya 5-6 Jam
BrightSide
Ilustrasi. 

Hasilnya, para dokter ini menemukan bahwa anak-anak itu hanya tidur 5-6 jam tiap malam, jauh dari 10 jam yang direkomendasikan pemerintah.

"Saya kira dibanding anak-anak di Eropa Utara dan Australia, anak-anak di China, Jepang atau Korea Selatan memiliki jam tidur yang kurang," ujar Gao.

"Ini disebabkan budaya yang membuat orangtua menentukan hal-hal yang dianggap penting bagi studi anak-anak dan berharap mereka bisa menggapai kesuksesan," lanjut Gao.

Dia menambahkan, anak-anak harus terjaga di malam hari karena mereka harus menyelesaikan pekerjaan rumah dari sekolah atau tempat les tempat mereka belajar usai jam sekolah.

Maggie Jiang, ibu seorang anak perempuan berusia 13 tahun di Shenzhen, mengatakan, putrinya mengalami jam tidur yang amat pendek.

Anak perempuannya biasa menegerjakan PR hingga pukul 23.00 atau tengah malam dan bangun pukul 06.00 tiap hari.

Namun, terkadang dia harus bangun pukul 04.00 untuk menyelesaikan sisa pekerjaan rumahnya.

"Jika dia tak mampu menyelesaikan pekerjaan rumahnya, maka saya akan membantu menyelesaikannya," ujar Maggie.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terlalu Banyak PR, Anak-anak di China Kekurangan Jam Tidur"

Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved