Pendaki Masih Harus Bersabar, Gunung Rinjani Masih Rawan Gempa

Hasil survei jalur pendakian melalui Sembalun, Lombok Timur, saat ini pihaknya masih belum menemukan sumber air dan beberapa jalur harus diperbaiki.

Pendaki Masih Harus Bersabar, Gunung Rinjani Masih Rawan Gempa
Kompas.com/Fikria Hidayat
Gunung Rinjani 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Para pendaki yang ingin menjajal Gunung Rinjani masih harus bersabar untuk sementara waktu.

Jalur pendakian menuju puncak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) masih dalam perbaikan sampai saat ini.

Walau diberitakan sebelumnya, pendakian Gunung Rinjani rencana akan dibuka pada pada awal bulan April 2019 ini, hal itu batal akibat gempa susulan yang bermagnitudo 5,8 pada Minggu (17/3/2019).

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono, menyebutkan, pihaknya telah melakukan survei terhadap lokasi jalur pendakian pada tanggal 16 Maret.

Hasilnya, kondisi jalur pendakian masih rawan terhadap dampak gempa.

"Kami sedang dalam tahap survei, kondisi saat ini masih rawan terhadap dampak gempa," ungkap Sudiyono melalui sambungan telepon, Jumat (12/4/2019).

Dari hasil survei jalur pendakian melalui Sembalun, Lombok Timur, Sudiyono menyebutkan, saat ini pihaknya masih belum menemukan sumber air dan beberapa jalur harus diperbaiki,

"Kondisi sementara saat ini kami belum menemukan sumber air, perbaikan MCK, dan beberapa jalur harus disempurnakan" Kata Sudiyono.

Sementara itu, kondisi jalur pendakian melalui Senaru Lombok Utara, tidak kalah jauhnya dengan kondisi jalur Sembalun.

"Di Senaru, kondisinya hampir sama. Jalurnya masih perlu disempurnakan," ungkap Sudiyono.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved