Life

Lagi Kurangi Konsumi Gula Saat Diet? Tenang, Ini Bahan Herbal yang Bisa Jadi Pengganti Gula

Tak perlu susah-susah menelan ludah dengan hal yang manis. Manisnya gula bisa diganti dengan bahan alami ini. Manisnya nggak kalah loh sama gula.

Lagi Kurangi Konsumi Gula Saat Diet? Tenang, Ini Bahan Herbal yang Bisa Jadi Pengganti Gula
palembang.tribunnews.com
Ilustrasi Diet dengan Mengurangi Gula

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat sedang dalam tekanan, atau pun depresi, konsumsi makanan yang manis dapat memberikan efek kebahagiaan pada beberapa perempuan.

Akan tetapi, belum banyak yang memahami jika konsumsi gula berlebih tidaklah baik untuk kesehatan. Apalagi jika sudah memasuki usia lanjut.

Dilansir dari Thehealthsites, konsumsi gula berlebih berlebih berdampak buruk pada kesehatan jantung.

Banyak penelitian menyebutkan, gula bisa memberikan radang pada dinding jantung yang menjadi sumber penyakit.

Selain itu, kandungan gula berlebih dalam tubuh juga menjadi alasan berat badan seseorang bertambah. Bahkan berimbas pada penyakit obsesitas.

Penelitian dari JAMA (The Journal of the American Medical Association) menyebutkan, jika orang hanya mengonsumsi gula sekitar 17% - 21% dari total kalorinya, mereka akan jauh dari risiko penyakit kardiovaskular atau penyakit-penyakit jantung.

Berangkat dari pemasalahan ini, ada baiknya kamu juga mulai mengatur pola makan terutama dalam mengonsumsi gula.

Tak bisa dipungkiri, masakan di Indonesia hampir semuanya berasa manis dan memiliki kandungan gula tertentu mulai dari gula merah, kecap hingga gula aren.

“Prinsipnya gula pasir, gula kristal dan gula cokelat itu aman. Namun tidak boleh dikonsumsi berlebihan secara terus menerus karena akan meningkatkan gula darah dan beresiko gemuk serta diabetes," jelas Prof Dr Hardinsyah MS, Guru Besar Ilmu Gizi IPB dan Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia kepada Nova.

Selain itu, World Health Organization (WHO), Lembaga Kesehatan Dunia- menyarankan untuk mengatur pola makan. Konsumsi gula seseorang per harinya maksimal 20 % dari asupan energi. Bahkan jika bisa disarankan 10% saja.

Halaman
12
Editor: Yeshinta Sumampouw
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved