Cuaca Dingin Tak Halangi Ribuan WNI di Belanda Mencoblos

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Den Haag menyebutkan, ada lima lokasi tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) dan dua TPS Pos.

Cuaca Dingin Tak Halangi Ribuan WNI di Belanda Mencoblos
PPLN DEN HAAG
Warga Negara Indonesia (WNI) di Belanda yang mengantre untuk memberikan suara mereka dalam pemilu Indonesia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 11.744 warga negara Indonesia (WNI) di Belanda dilaporkan sudah mulai memberikan suara mereka untuk pemilihan umum pada Sabtu (13/4/2019).

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Den Haag menyebutkan, ada lima lokasi tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) dan dua TPS Pos yang disediakan bagi WNI di Belanda.

Berdasarkan rilis laporan persiapan pemilu luar negeri di Den Haag, yang diterima Kompas.com, ada dua cara yang bisa dilakukan WNI di luar negeri untuk menggunakan hak pilihnya.

Cara pertama ialah dengan datang langsung ke TPSLN saat hari pencoblosan, sementara cara kedua bisa dengan mengirimkan surat suara ke TPS Pos sebelum 17 April 2019 agar dapat dihitung pada hari penghitungan suara.

"Apabila surat suara baru tiba setelah 17 April 2019, surat suara tidak dapat diperhitungkan kembali," ujar Ketua PPLN Den Haag Moeljo Wijono melalui pernyataan tertulis.

Ribuan WNI di Belanda itu sudah berada di luar lokasi pencoblosan sejak pagi hari meski cuaca saat itu sedang sangat dingin, mencapai 2 derajat celsius.

Sebanyak 9.700 calon pemilih diharapkan langsung ke TPSLN Den Haag yang berlokasi di Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH) di Rijksstraatweg, Wassenaar, Belanda.

Sebanyak 2.044 WNI calon pemilih yang tercatat telah dikirimi surat suara karena berhalangan hadir di TPSLN.

PPLN Den Haag mencatat sebanyak 199 WNI tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN) dan masuk ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Selain itu, PPLN Den Haag mengindikasikan 1.026 WNI akan masuk ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), yakni pemilik hak suara yang tidak terdaftar dalam DPTLN maupun DPTb.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved