TKN Optimis Jokowi-Ma'ruf Ungguli Debat Pilpres Kelima

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Mukhammad Misbakhun meyakini pasangan calon nomor urut 01 akan unggul.

TKN Optimis Jokowi-Ma'ruf Ungguli Debat Pilpres Kelima
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo dan Maruf Amin memberikan penjelasan saat debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Debat terakhir Pilpres 2019 akan digelar Sabtu (13/4/2019).

Menghadapi debat pamungkas Pilpres 2019, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Mukhammad Misbakhun meyakini pasangan calon nomor urut 01 akan unggul.

Debat terakhir itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri.

Sebab, ia menilai kinerja petahana sudah terbukti, terutama dalam mengurangi jumlah kemiskinan.

"Jumlah angka kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan menjadi single digit, menjadi 9,66 persen dari total penduduk Indonesia," kata Misbakhun saat dihubungi, Jumat (12/4/2019).

"Perlu kita ketahui 9,66 persen ini secara akumulatif jumlah penduduk miskinnya itu dari 27 juta menjadi sekitar 25 juta. Artinya jumlah penduduk Indonesia bertambah tapi secara akumulatif mengalami penurunan jumlah masyarakat miskin," tambah dia.

Baca: Pengamat Sosial Sebut Money Politics Bentuk Balas dendam Rakyat

Menurut Misbakhun, banyak program-program pemerintah yang berkontribusi dalam mengatasi kemiskinan ini.

Di antaranya adalah penyediaan lapangan pekerjaan serta pemberian bantuan langsung seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

"PKH ini memang program yang sangat berhasil dan diakui oleh banyak pihak, termasuk Bank Dunia," ujar Anggota Komisi XI DPR ini.

Misbakhun menjelaskan, PKH ampuh mengatasi kemiskinan karena di dalamnya terdapat skenario ganda untuk membantu keluarga miskin memaksa anak-anak mereka tetap sekolah.

Jika ada anak sekolah dalam satu keluarga, akan ada uang tambahan yang diberikan.

Baca: Calon Legislatif yang Lapor Harta Kekayaan ke KPK Baru 66 Persen

Baca: TNI-Polri Gabung Ormas Amankan Kampanye Jokowi

Dengan cara ini, maka indikator indeks pembangunan manusianya juga meningkat.

"Walaupun pemerintah melakukan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pembangunan akses, koneksifikas, kemudian dan meningkatkan kualitas infrastruktur tapi belanja sosial tetap dilakukan," ujar politisi Partai Golkar ini.(*)

TONTON JUGA:

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul TKN Yakin Jokowi-Ma'ruf Unggul di Debat Terakhir

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved