Advetorial

Olly Dondokambey: STQH Jadi Sarana Pererat Tali Silaturahmi, Herson Soroti Kendala

Olly mengatakan jika keberadaan STQH ini sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi.

Olly Dondokambey: STQH Jadi Sarana Pererat Tali Silaturahmi, Herson Soroti Kendala
Tribun Manado/Indri Panigoro
Saat pembukaan STQH, dalam sambutannya, Olly mengatakan jika keberadaan STQH ini sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Saat ini, di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) tengah berlangsung Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) ke XXV Tingkat Provinsi Sulut.

Pelaksanaan STQH itu telah dibuka oleh Gubernur Olly Dondokambey, SE di Wisma Haji Manado pada Rabu (10/04/2019) dan masih berlangsung hingga hari ini Jumat (12/04/2019).

Saat pembukaan STQH, dalam sambutannya, Olly mengatakan jika keberadaan STQH ini sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi.

Baca: Hasil Survei Terbaru PDIP Jawara Sulut, Olly Sebut Buah Kepercayaan Masyarakat

Baca: Olly Dondokambey Ajak Kader PDIP Hadiri Kampanye Rapat Umum

Baca: Tavip Pakaya Lantik Dewan Hakim dan Panitera STQH

Saat pembukaan STQH, dalam sambutannya, Olly mengatakan jika keberadaan STQH ini sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi
Saat pembukaan STQH, dalam sambutannya, Olly mengatakan jika keberadaan STQH ini sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi (Tribun Manado/Indri Panigoro)

Kata orang nomor satu di Sulut itu juga, STQH sebagai media untuk meningkatkan pola pikir dan membudayakan kebiasaan umat muslim gemar membaca Alquran.

"STQH mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran sebagai pedoman dan tuntunan bagi kehidupan umat muslim di dunia," ujar Olly.

"STQH bukan hanya ajang untuk menentukan terbaik dari yang terbaik tapi mampu menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh jalinan persaudaraan, keakraban, kekeluargaan diantara umat muslim yang ada di Sulut," jelas Olly.

Lebih jauh, Olly mengimbau seluruh peserta STQH untuk memanfaatkan kegiatan STQH sebagai momentum untuk lebih mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh persudaraan, keakraban dan kekeluargaan yang terjalin baik hingga kini.

Ditempat yang sama, Ketua LPTQ Provinsi Sulawesi Utara H. Herson Mayulu, S.IP dalam pengantar singkatnya menyoroti banyaknya kendala yang dihadapi LPTQ kabupaten dan kota akibat tidak tersedianya anggaran pelaksanaan STQH dan MTQH di beberapa daerah.

DIPA pada Kantor Kementerian Agama tersebut tak mampu untuk membiayainya. 

"Ini yang mungkin jadi perhatian kita bersama. Karena jika dilihat, keseriusan melaksanakan STQH justru terlihat di daerah non muslim, karena daerah-daerah tersebut lebih dulu menyelenggarakan. Meski ada daerah yang tidak menganggarkan kegiatan STQ dan MTQ pada APBD-nya," terang Herson.

Baca: Herson Mayulu Beberkan Alasan Mundur Dari Jabatan Bupati Bolsel

Baca: Kafilah Bolsel Siap Ikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis Tingkat Provinsi Sulut

Diketahui, STQH 2019 ini memperlombakan 17 cabang lomba tersebut, diikuti 102 kafilah utusan 15 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara.

Cabang tilawah alquran terdiri dua golongan, anak-anak dan dewasa. 

Hifzhil Quran terbagi dalam kelompok golongan yakni juz satu, lima, sepuluh, dua puluh dan tiga puluh untuk tilawah hafizh dan hafizhah. 

Tafsir Quran untuk bahasa arab dan musabaqah hadits golongan hafalan 100 hadits lengkap dengan sanadnya serta golongan hafalan hadits 500 hadits tanpa sanad

Penulis: Reporter Online
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved