Gempa 6,9 di Sulawesi Tengah, BMKG Sebut Ada Potensi Tsunami pada Jumat Malam

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika merilis adanya gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah dengan magnitudo 6,9.

Gempa 6,9 di Sulawesi Tengah, BMKG Sebut Ada Potensi Tsunami pada Jumat Malam
BMKG
Peringatan potensi tsunami 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika merilis adanya gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah dengan magnitudo 6,9.

Gempa terjadi Jumat (12/4/2019) pada pukul 18.40.49 WIB.

Pusat gempa berada di 87 km Barat Daya Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dengan lokasi 1.90 Lintang Selatan, 122.54 Bujur Timur dengan kedalaman 10 km.

 
BMKG mengeluarkan peringatan sebagai berikut: 

Kekuatan : 6.9 SR
Tanggal : 12-Apr-2019
Waktu Gempa : 18:40:49 WIB
Garis Lintang : 1.90 LS
Garis Bujur : 122.54 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Sulawesi, Indonesia

Keterangan: 
85 km BaratDaya BANGGAIKEP-SULTENG
113 km BaratDaya BANGGAI-SULTENG
113 km TimurLaut MOROWALI-SULTENG
233 km TimurLaut KENDARI-SULTRA
1809 km TimurLaut JAKARTA-INDONESIA

Evaluasi:

BERPOTENSI TERJADI TSUNAMI (Lihat Peta)
-----------------------------------------------
Propinsi Lokasi Status
-----------------------------------------------
SULTENG MOROWALI WASPADA 
-----------------------------------------------

WAKTU TIBA GELOMBANG DAPAT BERBEDA.
GELOMBANG YANG PERTAMA BISA SAJA BUKAN YANG TERBESAR.

Dalam kejadian gempa ada Skala MMI.

Apa yang dimaksud Skala MMI itu?

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa.

Skala MMI dibagi menjadi 12 kategori berdasarkan informasi korban selamat dan kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut.

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh banyak orang dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerbah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang kelaur rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Pada bangunan yang kontruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada banguna dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bnagunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama seklai, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, gelombang pada permukaan tanah. Pemandangan gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

KLIK TAUTAN AWAL

Follow juga akun instagram tribunmanado

 

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube tribunmanadoTV

Editor: Aldi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved