Seleb

Nota Keberatan Steve Emmanuel Ditolak Majelis Hakim? Ini Penjelasannya

Majelis Hakim menyatakan, poin-poin eksepsi yang diberikan oleh kuasa hukum Steve Emmanuel tak memiliki alasan serta dasar hukum yang kuat.

Nota Keberatan Steve Emmanuel Ditolak Majelis Hakim? Ini Penjelasannya
TribunStyle.com Kolase/Grid.id/ WK/ISTIMEWA
Kondisi Terakhir Steve Emmanuel. 

TRIBUNMANDO.CO.ID - Setelah ditahan atas dugaan kasus penyelundupan narkoba, Steve Emmanuel kembali jalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (11/4/2019).

Di sidang itu, majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan oleh artis peran Steve Emmanuel atas dugaan kasus narkoba.

Majelis Hakim yang diketuai oleh Erwin Djong menyatakan, poin-poin eksepsi yang diberikan oleh kuasa hukum Steve Emmanuel tak memiliki alasan serta dasar hukum yang kuat. 

"Dengan ini mengadili, majelis hakim menyatakan keberatan (eksepsi) dari kuasa hukum tidak dapat diterima, atas nama terdakwa Steve Emmanuel. Kedua, melanjutkan agenda persidangan ke selanjutnya. Ketiga, membebankan biaya perkara kepada terdakwa hingga akhir persidangan." 

"Demikian, putusan sela dari majelis hakim. Terdakwa boleh mengajukan banding, tapi bersamaan dengan pokok perkara nantinya," ucap Erwin seraya mengetuk palu satu kali.

Majelis hakim menimbang bahwa seluruh poin-poin keberatan yang diajukan oleh kuasa hukum Steve atas dakwaan jaksa penuntut umum tak memenuhi ketentuan atau aturan yang ada.

Sementara, menurut majelis hakim, materi dakwaan yang diberikan oleh jaksa penuntut umum sudah tepat dan memiliki dalil hukum yang kuat.

"Dalam putusan nomor 376, bulan April, tahun 2019 oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dalam tingkat pertama atas nama terdakwa Chevas Emmanuel alias Steve, yang ditahan sejak 24 Desember 2018 hingga sekarang," ucap Erwin Djong.

"Dengan ini majelis hakim menimbang bahwa keberatan yang diajukan oleh terdakwa, Satu Pengadilan Negeri Jakarta Barat tetap mengadili (kasus hukum Steve) karena terjadi di wilayah Jakarta Barat. Menimbang bahwa tidak jelas tolak ukur alamat yang diperkarakan oleh tim kuasa hukum, bahwa berdasarkan peraturan dilihat dari tempat kejadian perkara, wilayah peradilah telah sesuai ketentuan," ucap majelis hakim membacakan surat putusan.

"Soal kelengkapan alamat saksi sebagaimana yang diperkarakan oleh kuasa hukum tidak beralasan," sambung majelis hakim.

Sebelumnya, tim kuasa hukum sempat mempersoalkan beberapa poin materi dakwaan jaksa penuntut umum.

Aktor Steve Emmanuel saat menjalani sidang kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (21/3/2019). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)
Beberapa poin itu di antaranya adalah mempertanyakan kewenangan Pengadilan Negeri Jakarta Barat dalam mengadili kasus hukum Steve tidak sesuai, karena tak sama dengan alamat domisili terdakwa.

Lalu perihal alamat lengkap saksi yang mengetahui proses penangkapan Steve yang dianggap tak lengkap. Atas hal itu pula, kuasa hukum Steve akhirnya mengajukan eksepsi.

Sidang pun akan tetap dilanjutkan oleh majelis hakim pada tanggal 25 April 2019 mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.\

Sumber: kompas.com

Editor: Yeshinta Sumampouw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved