News

KKP Bakal Patroli Bareng TNI AL dan Bakamla Meresponi Aksi Provokasi Heli dan Kapal Patroli Malaysia

Bahkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga ikut meretwit media yang menurunkan berita ini.

KKP Bakal Patroli Bareng TNI AL dan Bakamla Meresponi Aksi Provokasi Heli dan Kapal Patroli Malaysia
google
kri-bung-tomo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejak Rabu (9/4/2019), video provokasi kapal penjaga pantai (coast guard) Malaysia terhadap kru KP Hiu Macan yang menggiring kapal nelayan berbendera Malaysia viral di media sosial

Setelah itu menyebar dan jadi pemberitaan media massa.

Bahkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga ikut meretwit media yang menurunkan berita ini.

Setelah dua, bungkam, KKP akhirnya angkat bicara atas kasus yang viral ini.      

Kapal maritim Malaysia memaksa kapal Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melepaskan nelayannya yang kedapatan menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

Setelah sempat negosiasi alot, PSDKP tetap menggiring kapal nelayan Malaysia ke area daratan untuk dilakukan penyidikan terhadap anak buah kapalnya.

Baca: Heboh! Surat Suara Paslon Pilpres Ditemukan Tercoblos di Malaysia, Bawaslu Minta KPU Hentikan Pemilu

Pelaksana tugas Dirjen PSDKP KKP Agus Suherman menjelaskan, peristiwa itu terjadi 3 April 2019 di perairan Selat Malaka.

"Awalnya, pukul 07.20 WIB, KP Hiu 08 kami mendeteksi di radar ada dua kapal ikan berbendera Malaysia di ZEEI Selat Malaka. Tim melakukan pengejaran dan pada pukul 08.15 WIB, tim melakukan deteksi secara visual," ujar Agus melalui siaran pers resmi KKP, Rabu (10/4/2019).

Namun, kedua kapal tersebut mencoba kabur sehingga tim PSDKP mengejar dan melakukan tindakan hukum berupa penghentian, pemeriksaan, dan penahanan.

Dua kapal nelayan asing itu terdeteksi atas nama PKBF 1825 dan KM KHF 1256.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, PKBF 1825 berukuran 64,71 GT diawaki oleh empat orang.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved