Pendidikan

Kapusdik MK, Lantunkan Pantun dalam Pembukaan Semnas dan Debat Konstitusi Mahasiswa di Unsrat

Kurniasi Panti Rahayu, Kepala Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi (Kapusdik) Mahkamah Konstitusi melantunkan sejumlah pantun.

Kapusdik MK, Lantunkan Pantun dalam Pembukaan Semnas dan Debat Konstitusi Mahasiswa di Unsrat
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Kapusdik MK, Lantunkan Pantun dalam Pembukaan Semnas dan Debat Konstitusi Mahasiswa di Unsrat 

Kapusdik MK, Lantunkan Pantun dalam Pembukaan Semnas dan Debat Konstitusi Mahasiswa di Unsrat

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kurniasi Panti Rahayu, Kepala Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi (Kapusdik) Mahkamah Konstitusi melantunkan sejumlah pantun saat membacakan laporan kegiatan Seminar Nasional (Semnas) dan Pembukaan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa, perguruan tinggi se-Indonesia XII tahun 2019 tingkat region Timur di Auditorium Unsrat Manado.

"Jika teman ingin menjadi hebat
Ayo kita beri dukungan
Selamat datang para peserta debat
Selamat bertanding dan raih kemenangan'

‎'Hai gadis cantik rupawan
Ternyata dia anak konglomerat
Patahkan semua argument lawan
Dengan data yang akurat'

'Surabaya disebut Kota Pahlawan
Jombang dijuluki Kota Beriman
Dalam pertandingan kalian adalah lawan
Dalam kehidupan kalian tetaplah saling berteman‎'

Selain sejumlah pantun diatas, Kurniasi juga tak lupa bersyukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, ‎bisa hadir di seminar Nasional 'Peranan Hukum dalam Pembangunan Berkelanjutan di Era Revolusi Industri 4.0' dan pembukaan Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2019 Tingkat Regional Timur dalam keadaan sehat wal afiat.

Dalam laporannya Kurniasi menjelaskan, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK) sebagai salah satu lembaga negara yang dibentuk pada masa reformasi melalui Perubahan UUD 1945, keberadaannya dimaksudkan sebagai bagian strategis dari penataan sistem ketatanegaraan berupa institusionalisasi agenda reformasi yang mencakup demokratisasi, supremasi hukum, jaminan perlindungan hak asasi manusia dan hak-hak konstitusional warga negara.

Kewenangan konstitusional MK untuk menjalankan fungsi sebagai pengawal konstitusi (the guardian of the constitution), penafsir akhir terhadap konstitusi (the final interpreter of the constitution), penjaga demokrasi (the guardian of the democracy), pelindung hak asasi manusia (the protector of the human rights) dan pelindung hak-hak konstitutional warga negara (the protector of the constitutional citizen’s rights).

Dalam kaitannya dengan posisi MK sebagai pengawal konstitusi, MK memiliki peran dan tanggung jawab dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat luas tentang kaidah dan nilai-nilai konstitusi.

Kaidah dan nilai-nilai yang bersumber dari nilai utama (core value) ideologi Pancasila.

Pemahaman tentang nilai utama yang membentuk nilai konstitusional akan membuka pemahaman masyarakat untuk melihat secara jelas keberadaan dan urgensi ideologi pancasila.

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved