JIPS Gelar Peringatan Isra Miraj

Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) menggelar acara peringatan Isra Mi'raj di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut

JIPS Gelar Peringatan Isra Miraj
IST
JIPS Gelar Peringatan Isra Miraj 

JIPS Gelar Peringatan Isra Miraj

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) menggelar acara peringatan Isra Mi'raj di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Kamis (11/4/2019).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Sekretaris Provinsi Edwin Silangen serta para ASN beragama muslim di lingkup Pemprov Sulut.

Gubernur Olly Dondokambey mengatakan pemerintah sedang gencar-gencarnya membangun. Tak terkecuali pembangunan di Bumi Nyiur Melambai. Namun, berbagai proyek yang ada di Sulut seakan sia-sia jika tidak mengandalkan Tuhan.

Baca: 4 Kasus Pemerkosaan di Bolsel: Pelaku Orang Terdekat hingga Ada Korban Dibunuh dengan Sadis

"Satu yang harus kita pahami bangun Sulut lebih hebat kedepan hanya satu tujuan untuk sejahterakan masyarakat. Tapi dalam membangun tanpa bangun iman itu sia sia," ungkap Gubernur Olly.

Sejak menjadi Gubernur bersama dengan Wakil Gubernur Steven Kandouw berkomitmen untuk memberikan bantuan bagi setiap keagamaan yang ada di Sulut.

"Saya minta sekprov mulai lakukan evaluasi setiap bantuan pemerintah dalam kegiatan keagamaan agar bisa berjalan dengan mulus," tuturnya.

Bantuan memang perlu dievaluasi. Sebab, sesuai laporan yang diterima gubernur bantuan belum terakomodir ke kabupaten/kota.

Baca: 4 Kasus Pemerkosaan di Bolsel: Pelaku Orang Terdekat hingga Ada Korban Dibunuh dengan Sadis

Sebelumnya, Ketua Panitia Ronald Rompas mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sulut yang selalu memberikan kepercayaan kepada JIPS dalam melaksanakan berbagai kegiatan di lingkup Pemprov.

Adapun maksud dan tujuan diadakan Isra Mi'raj ini untuk menigkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah SWT dan Mempererat Tali Silahturahmi sertaa Menjunjung Tinggi Toleransi Antar Umat Beragama karena Torang Samua Ciptaan Tuhan.

"Sejak 2015 ada tradisi yang terus kami jalankan hingga saat ini, bilamana acara keagamaan Muslim panitia dari Kristen sebaliknya juga jika acara keagamaan Kristen panitianya dari Muslim. Kami harap ini menjadi contoh kerukunan masyarakat Sulut tetap tercipta," ujarnya.

Baca: Pria asal Palembang Bunuh Diri dan Tinggalkan Surat Wasiat untuk Jokowi, Begini Isi Suratnya!

Ia pun menambahkan kerukunan Sulut menjadi contoh hingga nasional.

"Karena, bilamana tali silahturahmi dan persaudaran selalu terjaga, maka kerukunan umat dan masyarakat akan selalu terjalin dengan baik. Sehingga, perdamaian dan ketentraman dalam bermasyarakat selalu tercipta," kata dia. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved