Indonesia Minta Australia Tanggung Jawab soal Tumpahan Minyak di Montara

Indonesia membentuk task force Montara untuk mempercepat penyelesaian kasus tumpahan minyak di Montara.

Indonesia Minta Australia Tanggung Jawab soal Tumpahan Minyak di Montara
kompas.com
ilustrasi. Kilang minyak bumi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Indonesia akan bertolak ke Australia untuk membahas kasus tumpahan minyak Montara.

Langkah tersebut dilakukan setelah Indonesia membentuk task force Montara untuk mempercepat penyelesaian kasus tersebut.

Indonesia akan bertemu dengan pihak Australia pada 20 April hingga 27 April mendatang.

"Diperkirakan enam bulan ke depan sudah clear bagaimana menyelesaikan kasus Montara," ujar Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Purbaya Yudhi Sadewa dalam jumpa pers, Kamis (11/4).

Upaya tersebut juga dalam rangka meminta tanggung jawab pemerintah Australia.

Sebelumnya Australia mengungkapkan bahwa pihaknya tidak terlibat atas kasus Montara karena dilakukan oleh pihak swasta. 

Pihak swasta yang dimaksud The Petrolium Authority of Thailand Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP).

Menentang hal itu, Purbaya mengatakan, pemerintah Australia bertanggung jawab atas tumpahan minyak Montara tersebut.

Kebijakan tersebut terdapat pada perjanjian United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) yang telah diratifikasi kedua negara.

"Bahwa negara bertanggung jawab melindungi dari pencemaran baik di negaranya mau pun negara lain," terang Purbaya.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved