Viral di Facebook

VIDEO VIRAL Siswi SD Bully dan Tampar Teman, Diduga Terjadi di Sulut, Terdengar Makian

seorang siswi SD menjadi korban bully yang dilakukan oleh rekan lainnya yang menggunakan seragam putih merah khasnya seragam anak sekolah dasar.

VIDEO VIRAL Siswi SD Bully dan Tampar Teman, Diduga Terjadi di Sulut, Terdengar Makian
kolasetribunmanado.co.id/Facebook Jeny Dtlng
tangkapan layar detik-detik Siswi SD Bully dan Tampar Teman, Diduga Terjadi di Sulut, Terdengar Makian 

Video Viral - Siswi SD Bully dan Tampar Siswi SD, Diduga Terjadi di Sulut, Gunakan Logat Manado

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lagi. citra pendidikan Sulawesi Utara (Sulut) kembali tercoreng.

Jika kemarin netizen Sulut dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pelajar masih dengan seragam putih abu-abu  tengah bergoyang ria di atas kap mobil, kali ini warganet Sulut kembali dihebohkan dengan sebuah video kekerasan yang dilakukan oleh siswi SD terhadap rekan sesama SD.

Dalam video berdurasi 21 detik yang dibagikan oleh akun Facebook Jeny Dtlng pada Selasa (09/04/2019) sekitar 12 jam lalu itu memperlihatkan seorang siswi SD menjadi korban bully yang dilakukan oleh rekan lainnya yang menggunakan seragam putih merah khasnya seragam anak SD.

Tak hanya di-bully dengan kata-kata, siswi SD yang belum diketahui namanya itu juga ditampar oleh siswi SD yang ada di depannya.

tangkapan layar detik-detik Siswi SD Bully dan Tampar Teman, Diduga Terjadi di Sulut, Terdengar Makian
tangkapan layar detik-detik Siswi SD Bully dan Tampar Teman, Diduga Terjadi di Sulut, Terdengar Makian (kolasetribunmanado.co.id/Facebook Jeny Dtlng)

Belum diketahui apa yang menjadi pokok permasalahan hingga seorang siswi SD tega menganiaya siswi SD lainnya.

Lokasi kejadian ini pun belum diketahui di mana terjadi.

Namun jika didengar dari bahasa yang digunakan oleh pelaku bully, logat yang digunakan adalah logat bahasa Manado.

Meski belum diketahui secara pasti apa yang jadi permasalahannya, namun mendengar tutur kata dari siswi yang rambutnya diikat ke samping itu, diduga penganiayaan itu dilakukan karena Ia tak terima jika Ia disebut sering keluyuran malam.

"Eh b*** (kata makian) kita nda pernah kaluar malam eh (saya tidak pernah keluar malam eh) c*** deng ngana (kata makian, dengan kamu)," ucap dia setelah menampar pipi kiri siswi SD itu.

Halaman
1234
Penulis: Reporter Online
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved