Breaking News:

Terdakwa Kasus Suap Meikarta Sebut Nama Gubernur Jabar di Sidang

Terdakwa Neneng Rahmi Nurlaili dalam persidangan menyebutkan berencana bertemu Emil - sapaan akrab Ridwan Kamil- terkait urusan RDTR Bekasi.

Editor:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas disaksikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kiri) menunjukkan barang bukti terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kabupaten Bekasi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disebut dalam sidang kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Terdakwa Neneng Rahmi Nurlaili dalam persidangan menyebutkan berencana bertemu Emil - sapaan akrab Ridwan Kamil- terkait urusan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bekasi.

Dalam persidangan, Neneng awalnya mengaku memberikan uang sebesar Rp 1 miliar kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Iwa Karniwa.

Pemberian yang merupakan inisiasi dari Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Bekasi Henry Lincoln itu, menurut Neneng, untuk persetujuan RDTR di tingkat provinsi.

"Untuk substansi saja, Hendry Lincoln yang inisiasi, supaya cepat beres," kata Neneng dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/4/2019).

Tak hanya itu, saat Hendry tak lagi bertugas di PUPR, kata Neneng, Hendry masih memonitor perkembangannya.

Bahkan, ia mengajak Neneng bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Bahkan pernah mengajak bertemu dengan Ridwan Kamil," tuturnya.

Pertemuan dengan Ridwan Kamil ini, menurut Neneng, berkaitan dengan percepatan RDTR.

"Hendry ingin RDTR supaya cepat selesai," katanya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved