Isu KPU Curang jika Jokowi-Maruf Amin Menang, Ini Tanggapan Gus Nabil

Muchamad Nabil Haroen atau Gus Nabil bahas isu KPU disebut curang jika Jokowi Maruf Amin menang Pemilu 2019.

Isu KPU Curang jika Jokowi-Maruf Amin Menang, Ini Tanggapan Gus Nabil
Dokumentasi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf via Kompas.com
Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin saat berkampanye di Kota Tangerang, Minggu (7/4/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Muchamad Nabil Haroen atau Gus Nabil bahas isu KPU disebut curang jika Jokowi Maruf Amin menang Pemilu 2019.

Tersebarnya isu KPU curang jika Jokowi-Maruf Amin menang Pilpres 2019, sangat disayangkan Gus Nabil hingga Gus Nabil sebut isu KPU curang ialah skenario yang telah dirancang sistematis.

Bahkan, isu KPU curang jika Jokowi-Maruf Amin menang di Pilpres 2019, termasuk cara mencuci otak masyarakat tidak mempercayai kinerja KPU.

Tribunmanado.CO.ID melansir dari Wartakota live, Caleg DPR RI PDI Perjuangan Dapil V Jawa Tengah, Muchamad  Nabil Haroen alias Gus Nabil, menegaskan bahwa calon presiden nomer urut 01, Joko Widodo (Jokowi), tidak perlu melakukan kecurangan demi memenangi Pilpres 2019.

Hal itu dia tegaskan saat berorasi dalam Deklarasi Relawan Penyedia Jasa Konstruksi Solo Raya Mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, di Solo, Jateng, Selasa (9/4/2019).

Dalam acara itu Gus Nabil yang juga Ketua Umum Pagar Nusa, mengajak masyarakat ikut mengawal coblosan Pemilu pada 17 April 2019 di TPS masing-masing melalui platform www.kawalpemilu.org.

Caleg DPR RI PDI Perjuangan Dapil V Jawa Tengah, Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil), berorasi dalam Deklarasi Relawan Penyedia Jasa Konstruksi Solo Raya mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, di Solo, Jateng, Selasa (9/4/2019).
Caleg DPR RI PDI Perjuangan Dapil V Jawa Tengah, Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil), berorasi dalam Deklarasi Relawan Penyedia Jasa Konstruksi Solo Raya mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, di Solo, Jateng, Selasa (9/4/2019). (TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI)

Gus Nabil melihat ada upaya mendelegitimasi KPU.

Mulai dari isu satu kontainer surat suara yang telah dicoblos beberapa waktu lalu, dan yang baru-baru ini isu soal server KPU yang di-setting untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

“Upaya ini jelas mengkerdilkan dan mencuci otak masyarakat untuk tidak percaya kepada KPU," katanya menyayangkan.

"Padahal kita sama-sama tahu, KPU adalah lembaga pemerintahan yang independen, adil, terbuka dan transparan."

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved