#JusticeForAudrey

Ini Pandangan Psikolog Maria Nafaola Menanggapi Kasus Penganiayaan Siswi SMP di Pontianak

Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono saat menjenguk korban dan ibu korban di Rumah Sakit Promedika Pontianak memastikan pemeriksaan kesehatan

Ini Pandangan Psikolog Maria Nafaola Menanggapi Kasus Penganiayaan Siswi SMP di Pontianak
google
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Viralnya kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah siswi SMA terhadap seorang siswi SMP mendapat tanggapan dari beberapa Psikolog

Satu diantaranya adalah Maria Nafaola S.Psi., M.Psi, Psikolog RSIA Anugrah Bunda Khatulistiwa.

Ia mengatakan secara umum kejadian seperti pengeroyokan oleh anak usia sekolah tersebut disebabkan karena perkembangan perilaku remaja yang cenderung reaktif ketika ada persoalan.

"Secara umum kasus kekerasan di kalangan remaja terjadi karena karakteristik perkembangan remaja yang cenderung reaktif ketika ada persoalan," ujarnya.

"Mereka cenderung spontan, berpikir sederhana, apa yang dirasakan, dia mau apa, bisa langsung dia lakukan tanpa pertimbangan matang," imbuhnya.

Maria menjelaskan secara umum kekerasan terhadap siswi, dampaknya bisa bermacam-macam terhadap korban bisa positif maupun negatif.

Baca: VIDEO Audrey Siswi SMP Disiksa 12 Siswi SMA, Organ Intim Dilukai hingga Para Artis Bersuara

Baca: #JusticeForAudrey - Hasil Penyelidikan Polisi Terkait Pengeroyokan Siswi SMP oleh 12 Siswi SMA

"Sisi positifnya dia akan mendapat dukungan moral banyak pihak karena telah menjadi korban kekerasan. Dia bisa menjadi lebih kuat, dan lebih tabah menghadapi situasi," tuturnya.

Sisi negatifnya kata dia, tentu dia akan merasa tidak nyaman bila ketika dia kembali ke lingkunganya akan menjadi bahan perbincangan.

kapolda-kalimantan-barat-irjen-didi-haryono-saat-menjenguk-korban
kapolda-kalimantan-barat-irjen-didi-haryono-saat-menjenguk-korban

Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono saat menjenguk korban dan ibu korban di Rumah Sakit Promedika Pontianak, Jalan Gusti Sulung Lelanang, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) siang.

Kapolda memastikan berdasarkan pemeriksaan kesehatan tidak ada kerusakan pada bagian vital korban seperti yang viral di media sosial.
Namun menurutnya secara umum remaja pelaku kekerasan bisa melakukan itu dilatar belakangi berbagai alasan.

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved