Selama Pemeriksaan BPK RI, Bupati Yasti Larang Kepala SKPD Tugas Luar

BPK RI akan melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Bolmong Tahun Anggaran 2018.

Selama Pemeriksaan BPK RI, Bupati Yasti Larang Kepala SKPD Tugas Luar
Istimewa
Bupati Yasti Larang Kepala SKPD Tugas Luar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow melarang Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD) keluar daerah saat pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Sulawesi Utara berlangsung.

Bupati Yasti berkata, Minggu (07/04/2019), BPK RI akan melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Bolmong Tahun Anggaran 2018.

“Saya tidak mengizinkan kepala SKPD tugas keluar daerah selama pemeriksaan BPK, kecuali ada hal yang sangat penting terkait masalah anggaran Kabupaten. Kalau hanya untuk koordinasi-koordinasi tidak perlu,” tegasnya.

Baca: Pencarian Kepala Guru Nonorer Korban Mutilasi Mayat Dalam koper Masih Berlangsung

Baca: Dulunya Kotak-kotak, Jokowi Meniru, Klaim Fadli Zon soal Baju Putih Ciri Khas Prabowo-Sandi

Baca: Misteri Keberangkatan Luna Maya ke Thailand, dan Tulis Im Coming Baby, Mungkinkah Pasangan Baru?

Ia juga meningatkan kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk siapkan semua dokumen yang akan diperiksa BPK RI.

Jadi tolong kepala SKPD belum ada yang Tugas Luar (TL) kecuali penting sekali atas izin ketua tim BPK RI Perwakilan Sulut Bapak Bagus.

"Jangan sampai tim mau koordinasi lapangan, kepala SKPD dan PPTK tidak ada," ungkapnya.

Lanjut, untuk semua permintaan terkait data-data pemeriksaan yang diminta BPK RI harus secepatnya dipenuhi.

“Kalau diminta besok harus dipenuhi, setidaknya malamnya sudah bisa diserahkan. Jangan diminta besok nanti diserahkan lusa, tidak ada lagi seperti itu," jelasnya.

Bupati menambahkan, kepada petugas dilapangan sekaligus kepala SKPD bahwa pihak ketiga harus diajak apabila melakukan pemeriksaan fiktif terkait program dan kegiatan ini APBD kita.

“Yang terakhir saya sampaikan, setiap permintaan dari BPK RI menyangkut data tolong disimpan setelah pulang, tim mulai persiapan tahun 2019. Karena pasti tiap tahun permintaannya itu-itu. Kita rapihkan semua dalam file, supaya kalau datang tahun depan sudah siap semua,” tutupnya.

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved