Dana Desa Wisata Dicarikan Akhir April 2019, Rasno: Bangun Fasilitas di Atoga River Viuw

Desa Atoga Timur, terpilih sebagai desa wisata, dari 80 desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, yang mendapat bantuan dari Kementrian Desa.

Dana Desa Wisata Dicarikan Akhir April 2019,  Rasno: Bangun Fasilitas di Atoga River Viuw
Istimewa
Atoga River Viuw 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dana pengembangan desa wisata di Atoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dicairkan akhir April 2019.

Dana tersebut berasal dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Kemdes PDTT, sebesar Rp530 juta rupiah, dicairkan.

Desa Atoga Timur, terpilih sebagai desa wisata, dari 80 desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, yang mendapat bantuan dari Kementrian Desa.

Baca: Isu Kandang Persebaya Dipindah saat Jamu Arema di Final Piala Presiden, Ini Kata Pihak Kepolisian

Baca: Bahas Infrastruktur dalam Kampanye Akbar, Prabowo Pelankan Nada Bicara saat Berorasi Politik

Baca: Jadwal MotoGP Amerika 2019, Marc Marquez Memimpikan Ingin Satu Tim dengan Adiknya Alex Marquez

"Kami sementara urus. Kemungkinan besar dananya dicairkan di atas tanggal 20 April 2019. Berdasarkan konsultasi waktu lalu,"ujar Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Rasno Sugeha, Minggu (7/4/2019).

Rencananya dana Rp 530 juta rupiah akan dipakai untuk pembangunan wisata outbond River Viuw seperti gazebo, toilet dan jalan paving blok.

Ke depan akan diusulkan lagi untuk desa wisata oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Pariwisata.

Kepala Bidang Pemerdayaan Masyarakat Peningkatan Usaha Ekonomi dan Tepat Guna, Suzan Emor mengatakan, tahun 2019 Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa mendapat total bantuan dari Kemendes PDTT sebesar Rp2,7 miliar.

Bantuan tersebut modal Bumdes kepada 10 desa sebesar Rp 500 juta, tiap desa mendapat modal Rp50 juta. Desa Perekonomian khusus kelompok usaha Rp 200 juta rupiah, desa wisata Rp500 juta rupiah serta tabulasi desa Rp 1,5 miliar rupiah.

Ia menambahkan, sebanyak 50 badan usaha desa (Bumdes) di Kabupaten Boltim aktif dari 80 desa. Sisanya tidak memiliki pengurus dan belum jalan.

Sangadi Atoga Timur, Kano Ngato mengatakan, Bumdes yang dikelolah Atoga River Viuw dengan modal awal Rp 380 juta rupiah.

Sekarang jumlah pengujung River Viuw mencapai 20 ribu orang. Paling besar dari luar daerah.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved