Resesi dan Inflasi Tinggi Bikin Popularitas Petahana Presiden Argentina Anjlok

Resesi dan inflasi tinggi membuat pemerintahan Presiden Mauricio Macri diperkirakan bakal kehilangan popularitas menjelang pemilihan ulang Oktober.

Resesi dan Inflasi Tinggi Bikin Popularitas Petahana Presiden Argentina Anjlok
blommberg
Peso, mata uang Argentina 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mata uang peso Argentina jatuh. Jumat (5/4), peso Argentina melemah 1,32% hingga menyentuh rekor terendah 44,0 per dollar Amerika Serikat (AS).

Ketidakpastian politik dan ekonomi Argentina memberikan tekanan pada mata uang peso.

Peso sempat memiliki tenaga lagi, tetapi tetap mengakhiri perdagangan di level terendah sepanjang masa yakni 43,97 per dollar AS. 

Reuters melaporkan, resesi dan inflasi tinggi membuat pemerintahan Presiden Mauricio Macri yang menjadi favorit investor karena kebijakan pasar bebasnya, diperkirakan bakal kehilangan popularitas menjelang pemilihan ulang Oktober 2019 mendatang.

Para konstituen telah terpukul kebijakan pemotongan subsidi utilitas publik dan langkah-langkah penghematan lainnya yang dilakukan Macri sebagai bagian dari upayanya menghapus defisit fiskal primer.

Argentina akan menghadapi kebutuhan pembiayaan senilai U$ 27,3 miliar di tahun depan, menurut data yang diterbitkan Departemen Keuangan Argentina.

Jumlah ini naik dari perkiraan sebelumnya sebesar US$ 25,9 miliar. 

Data menunjukkan, penerbitan utang dalam mata uang peso mencapai US$ 17,8 miliar di tahun depan, naik dari perkiraan sebelumnya sebanyak US$ 16,1 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Peso Argentina jatuh ke rekor terendah sepanjang masa

Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved