Berita Bolsel

Jual Cap Tikus untuk Sekolahkan Anak, Petani Bolsel Ini Ditangkap Polisi

Di hadapan petugas, EM mengatakan berani berjualan miras karena masalah ekonomi.

Jual Cap Tikus untuk Sekolahkan Anak, Petani Bolsel Ini Ditangkap Polisi
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Jual Cap Tikus untuk Sekolahkan Anak, Petani Bolsel Ini Ditangkap Polisi 

Jual Cap Tikus untuk Sekolahkan Anak, Petani Bolsel Ini Ditangkap Polisi

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Setelah diamankan oleh Polsek Bolaang Uki karena menjual Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus, Sabtu (6/4/2019) pukul 00.21 Wita, di Desa Biniha, EM (43), warga desa Biniha, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, mengakui perbuatannya.

Di hadapan petugas, EM mengatakan berani berjualan miras karena masalah ekonomi.

"Saya cuma petani pak, harga kopra (kelapa) lagi jatuh. Jadi saya cuma cari makan dengan jualan miras," ujarnya.

Bahkan EM mengatakan uang dari hasil penjualan cap tikus, sering dipakai untuk biaya sekolah anaknya.

"Sebagai petani saya cuma ingin lihat mereka sekolah tinggi, tidak lagi seperti saya yang menggantungkan hidup di kebun," aku dia.

Pria dua orang anak ini, mengaku membeli cap tikus tersebut dari seorang pria asal Dumoga bernama Yani.

"Belinya dari orang dumoga, harganya Rp 15.000, dan dijual Rp 25.000," bebernya.

EM juga mengaku sudah siap menerima konsekuensi dari jual miras tersebut.

"Ini sudah risiko, jadi harus siap untuk dihukum," tegasnya.

Kapolsek Bolaang Uki Kompol Baharudin Samin mengatakan, ini adalah peringatan bagi siapa saja yang menjual miras jenis cap tikus di Bolsel.

"Siapa saja yang menjual miras pasti kami akan tindak lanjuti," tandasnya.

(Tribun Manado/Nielton Durado)

BERITA POPULER:

Baca: Girls Squad Nama Geng Nia dan Jessica Iskandar, Sekarang Arisan Berlian Mewah Bukan Arisan Uang

Baca: Kodam Cenderawasih: Itu Fitnah Tanpa Dasar

Baca: Update Kasus Mutilasi Guru Honorer di Kediri - 3 Postingan Instagram untuk Petunjuk Penyelidikan

TONTON JUGA:

Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved