Biaya Produksi Rata-rata hanya 33 Persen dari Harga Resmi, Ini yang Bikin iPhone Mahal

Biaya bahan dan produksi iPhone tidaklah seberapa dibandingkan merek yang membuat harga jual gadget ini menjadi tinggi.

Biaya Produksi Rata-rata hanya 33 Persen dari Harga Resmi, Ini yang Bikin iPhone Mahal
mirror.co.uk/Ufa1/east2west news
Batu Nisan dengan desain iPhone di Rusia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga mahal melekat pada berbagai produk Apple. Banyak yang menyebutkan, biaya bahan dan produksi iPhone tidaklah seberapa dibandingkan merek yang membuat harga jual gadget ini menjadi tinggi.

Apakah benar? Untuk mengkonfirmasi hal tersebut, situs e-commerce berhemat http://www.CupoNation.co.id, mengumpulkan data dari biaya produksi iPhone dari masa ke masa dan membandingkan dengan harga resmi iPhone pada saat peluncuran.

Berdasarkan rilis yang Kontan.co.id terima, Jumat (5/4/2019), ternyata berdasarkan data yang telah dikumpulkan dari 18 model dari tahun 2008 hingga 2018, persentase biaya produksi iPhone rata-rata 33,07% dari harga resmi saat peluncuran.

Meskipun memiliki biaya produksi yang terbilang rendah, inovasi iPhone menjadikannya begitu berharga, hingga tetap diminati walau dengan harga di atas rata-rata smartphone di pasaran. 

Mari kita telusuri beberapa model. Biaya produksi iPhone XS Max setidaknya mengambil 35% dari harga resmi iPhone atau sekitar Rp 5.459.610.

Salah satu model yang baru diluncurkan oleh Apple adalah iPhone XS Max seharga US$ 1.099 atau setara dengan Rp15.378.032.

Jika melihat dari biaya bahan dan produksi, untuk memproduksi satu unit iPhone XS Max maka setidaknya Apple harus mengeluarkan US$ 390 atau setara dengan Rp. 5.459.610.

Apabila nominal tersebut disanding dengan harga resmi saat peluncuran, biaya produksi sebuah iPhone XS Max akan mengambil sekitar 35% dari harga jualnya. 

Biaya Produksi iPhone SE memiliki persentase tertinggi yaitu 39% dari harga jual. iPhone SE merupakan produk Apple yang dilego dengan harga lebih murah dari iPhone model lainnya.

Pada saat peluncuran, harga iPhone SE dibanderol dengan harga US$ 399 atau setara Rp 5.583.107.

Meski memiliki harga yang terbilang rendah, biaya produksi model ini justru mengambil porsi cukup besar yaitu sekitar 39% dari harga jual.

Setidaknya, Apple harus mengeluarkan US$ 156,2 atau setara Rp 2.186.644 untuk memproduksi setiap unitnya. 

iPhone 6 Plus merupakan model dengan harga produksi paling rendah dari harga jual. Biaya produksi terendah yaitu $211.10 atau sekitar Rp 2.955.189.

Jika dibandingkan dengan harga jualnya yang dimulai dari US$ 749 atau setara dengan Rp. 10.480.570, maka persentase biaya produksi iPhone 6 Plus hanya akan mengambil 28% dari harga penjualan. 

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Rata-rata biaya produksi iPhone hanya 33% dari harga resmi saat peluncuran

Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved