(VIDEO) Motif Mayat Tanpa Kepala dalam Koper Mulai Terlihat, Polisi Telah Amankan Teman Korban

Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan dugaan motif ekonomi dan motif perampokan tidak terbukti.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Motif pembunuhan guru honorer, Budi Hartanto (28), mulai mengerucut.

Dikutip dari Surya, Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan dugaan motif ekonomi dan motif perampokan tidak terbukti.

"Jadi kami hilangkan motif perampokan atau ekonomi, kami masuk pada motif asmara," ujarnya.

Barung mengungkapkan menurut saksi memiliki kecenderungan orientasi seksual yang berbeda dari orang lain.

Tetapi Barung tak menyebutkan secara pasti terkait orientasi seksual yang berbeda, tetapi dugaan ke sesama jenis.

"Ada kecenderungan ke arah situ sih," tandasnya.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan tiga saksi dari Blitar dan 11 saksi lainnya merupakan teman dekat korban telah diperiksa.

Polisi mengamankan seorang teman korban berinisial I.

Menurut polisi, korban dan I membuat janji untuk bertemu pada malam sebelum korban ditemukan tewas, Selasa (2/4/2019) malam.

Diberitakan sebelumnya, Budi Hartanto (28) ditemukan tewas dalam keadaan dimutilasi di dalam koper di bawah jembatan warga Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Rabu (3/4/2019).

Simak video di atas! (Tribun-Video.com/Aprilia Saraswati)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Motif Asmara Pembunuhan Mayat Dalam Koper di Blitar Menguat, Polda Jatim: Orientasi Seksual Berbeda

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved