Adriana Dondokambey Minta Dana Desa Dioptimalkan Bangun BUMDes untuk Sejahterakan Warga

Guna memaksimalkan potensi desa, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Adriana Dondokambey mendorong warga desa memiliki BUMDes

Adriana Dondokambey Minta Dana Desa Dioptimalkan Bangun BUMDes untuk Sejahterakan Warga
Istimewa
Anggaran dana desa yang disalurkan dapat digunakan untuk membentuk BUMDes demi peningkatan taraf hidup masyarakat 

Adriana Dondokambey Minta Dana Desa Dioptimalkan Bangun BUMDes untuk Sejahterakan Warga

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Guna memaksimalkan potensi desa, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Adriana Dondokambey mendorong warga desa memiliki Badan Usah Milik Desa (BUMDes). Anggaran dana desa yang disalurkan dapat digunakan untuk membentuk BUMDes demi peningkatan taraf hidup masyarakat.

"Sekarang kan ada dana desa dari pemerintah. Tentunya, itu harus digunakan untuk meningkatkan taraf hidup warga desa. Jadi, kami sangat mendorong setiap desa memiliki badan usaha," kata Adriana, Jumat (5/4/2019).

Adriana menjelaskan, pembentukan badan usaha bertujuan untuk memaksimalkan potensi desa yang dimiliki. Potensi desa harus dugunakan sebaik mungkin untuk kemaslahatan banyak orang.

Baca: Adriana: Akses Jaringan Komunikasi untuk Desa Pedalaman Sulut Harus Jadi Prioritas Pembangunan

Baca: Adriana Dondokambey Fokus Benahi Infrastruktur dan Pendidikan di Pelosok Desa

"Potensi desa harus dikelola sebaik mungkin untuk kebaikan semua warga desa. Dengan menbentuk badan usaha yang dikelola sepenuhnya oleh warga desa kami sangat optimis mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat," kata dia.

Di sisi lain, lanjutnya, untuk mengantisipasi adanya penyelewengan dana desa harus ada transparasi alokasi dana. Dana desa harus digunakan seefektif mungkin untuk kepentingan bersama.

Penyalahgunaan dana desa merupakan tindak pidana. Pelakunya dapat diproses secara hukum.

"Agar penggunaan dana desa tidak diselewengkan, harus ada transparasinya. Jika ada yang menyelewengkan dana desa, pelakunya akan ditindak tegas dan diproses secara hukum," tandasnya.

Penulis: David_Kusuma
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved