(VIDEO) Putu Citra Tak Mengindahkan Larangan Kakeknya, Bocah Kelas 2 SD Tewas Tenggelam

Lokasi sungai tempat tenggelamnya Putu Citra tepat di belakang rumah yang ditinggali bersama kakeknya di Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ni Putu Citra Lestari (8), bocah kelas 2 SD, tewas tenggelam di Sungai Ijogading, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Senin (1/4) sore.

Kakeknya, I Wayan Sekar (65), sempat melarang Putu Citra mandi di sungai tersebut.

Pantauan Tribun Bali, Selasa (2/4), sungai yang airnya keruh itu terbilang dangkal. Hanya sekitar 50 centimeter.

Lokasi sungai tempat tenggelamnya Putu Citra tepat di belakang rumah yang ditinggali bersama kakeknya di Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung.

Baca: Beredar Kabar Pembunuhan Guru Honorer Bermotif LGBT, Ini Kata Polisi Soal Kasus Mayat di Dalam Koper

Baca: (VIDEO) Guru Dimutilasi & Dimasukkan ke Koper, Keluarga Ungkap Keanehan sebelum Tewas

Baca: Lee Chong Wei Ungkap Isi Hati Usai Gagal Tampil di Malaysia Open 2019, 12 Gelar Juara di Sini

Jarak sungai dari rumah korban sekitar 50 meter.

Untuk mencapai sungai harus menuruni anak tangga di bawah naungan pohon bambu yang rimbun. Ada bebatuan di sungai itu, namun airnya tidak deras.

Seorang keluarga korban, Nyoman Sunarta, menuturkan Putu Citra hanyut hingga 20 meter dari tempat pertama kali dia mandi.

Kemungkinan punggung atau bagian tubuh lain dari bocah cantik ini terbentur batu.

"Kemungkinan punggungnya kena benturan batu waktu terjun ke air dari bebatuan itu," kata Sunarta, Selasa (2/4), sambil menunjuk ke batu tempat korban duduk sebelum terjun ke dalam air.

Sunarta menuturkan, ketika kejadian sang kakek sedang memberi makan babi.

Entah bagaimana, sang cucu hanyut dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Informasi dari kepolisian menyebutkan, saat itu sekira pukul 17.00 Wita, Putu Citra mau mandi di Sungai Ijogading.

Walaupun dilarang oleh kakeknya, bocah cantik ini tetap berjalan menuju ke sungai.

Berselang 30 menit kemudian kakeknya tidak mendengar suara sang cucu bermain lompat-lompatan di sungai.

"Saksi (kakek Sekar) memangil-manggil nama korban namun tidak ada jawaban," tutur Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita, kemarin.

Yogie menambahkan, karena tidak ada sahutan kakeknya langsung mencari ke tempat korban mandi.

Selanjutnya sang kakek menyusuri sungai Ijogading ke arah selatan dan menemukan korban kira-kira 20 meter dari tempat pertama kali dia mandi.

"Kakeknya membawa korban ke rumah sakit umum Negara. Keterangan di rumah sakit menyatakan korban sudah meninggal dunia karena tenggelam. Keluarga korban sudah mengikhlaskan musibah itu," terang Yogie. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Kronologi Bocah Kelas 2 SD di Jembrana Tewas Tenggelam di Sungai, Putu Abaikan Ucapan Kakek Ini

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved