Tingkatkan Produksi Pertanian, Begini Upaya Pemkab Mitra

Pemkab Mitra berupaya meningkatkan produksi sejumlah komoditas pertanian tanaman pangan yakni padi dan jagung pada tahun 2019.

Tingkatkan Produksi Pertanian, Begini Upaya Pemkab Mitra
Istimewa
Sejumlah pekerja sedang memanen padi di Ratahan, Minahasa Tenggara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara berupaya meningkatkan produksi sejumlah komoditas pertanian tanaman pangan yakni padi dan jagung pada tahun 2019.

"Tahun ini kami upayakan peningkatan produksi pertanian, seperti padi berdasarkan perhitungan yang dikonversi ke beras mencapai 23 ton pada tahun lalu. Sedangkan jagung dikisaran 45 ton tahun sebelumnya," kata Kepala Dinas Pertanian Elly Sangian di Ratahan, Kamis (4/4/2019).

Khusus tahun ini untuk target produksi, pihaknya masih melakukan perhitungan jumlah luas lahan pertanian yang akan ditanami kedua komoditi tersebut.

Baca: Berdasarkan Survei, Prabowo-Sandi Unggul di Pemilih Kaum Terpelajar, Ini Alasannya!

Baca: Update Elektabilitas Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga dalam 7 Lembaga Survei, Berikut Hasilnya!

Baca: Bandara Siau Batal Diresmikan Sebelum Pilpres 2019

Selain itu upaya peningkatan produksi pertanian tanaman pangan ini, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan kepada kelompok tani.
"Tahun ini kami mendapatkan beberapa jenis Alsintan yang merupakan bantuan khusus dari Kementrian Pertanian," katanya.

Dia mengungkapkan, bantuan yang akan diperoleh pihaknya yakni, 10 unit handtraktror, 25 unit pompa air, serta 5 unit kultivator.

"Selain itu juga ada peralatan khusus untuk memudahkan para petani saat menanam, atau memanen hasil produksi mereka," ujarnya.

Lebih lanjut kata Elly, bantuan tersebut akan diberikan kepada kelompok tani yang telah melewati proses verifikasi dari pihaknya.

"Bantuan Alsintan ini akan diberikan kepada para kelompok tani yang telah mengajukan permohonan bantuan. Namun kami akan melakukan verifikasi terlebih dahulu," jelasnya.

Ia mengakui dengan penggunaan Alsintan oleh para petani, berdampak pada peningkatan produksi dari para kelompok tani.

"Selain terjadi peningkatan produksi, juga meminimalisir biaya yang dikeluarkan para petani serta tidak memakan waktu saat masa tanam, atau pada masa panen," tandasnya.

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved